Indonesia Sehat

Grab this Headline Animator

25 November 2008

Demam Berdarah Dengue

Hii, selamat datang di Indonesia Sehat...

Hm, kenapa Indonesia Sehat? ya karena para petinggi kita di dinas kesehatan itu mencanangkan Indonesia Sehat tahun 2010.. Lalu mampukah?? yah, semoga... dan semoga blog ini bisa membantu dalam mencapai target itu, tapiii, kalo nanti mundur tahunnya (hehehe....) yah, setidaknya blog ini tidak mencantumkan tahun (:D)...

Saya, mau mencoba memulai blog ini dengan tulisan demam berdarah. Ya, alias DB. Penyakit yang memang sudah sangat dikenal luas (gimana enggak, tiap musim ujan kayak sekarang ini, kasus-kasus DB langsung meningkat). Percaya ato gak, penyakit ini sebenernya udah ada semenjak abad ke-18 (sampe sekarang belum bisa diberantas....), jadi seharusnya kita udah sangat paham banget tentang gejala dan tanda, serta mungkin penanganan pertama nya.

Sekedar pengetahuan aja, demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue (ada 4 tipe virus DEN) yang masuk ke tubuh manusia lewat nyamuk belang-belang item putih (baca Aedes aegypti-red). Gak perlu lama-lama, masa inkubasi virus cuman perlu 4-7 hari, terus gejala-gejalanya udah bisa terlihat.

Sampai saat ini teori yang masih banyak dianut dalam patofisiologi (proses terjadinya penyakit-red) adalah teori infeksi sekunder dan teori imun. Intinya adalah masuknya virus menyebabkan antibodi (sistem pertahanan tubuh-red) kita mengaktifkan berbagai sistem yang berujung dengan kebocoran pembuluh darah dan perdarahan. Kalo kondisi ini terus menerus berlangsung, akan berujung pada syok dan kematian.

Jadi demam berdarah dengue ditandai dengan gejala (sesuai dengan pedoman Dirjen PPM & PLP th. 2006):
1. Demam tinggi, 2-7 hari tanpa sebab yang jelas
2. Adanya perdarahan (bisa bintik2 dikulit, mimisan, berak darah, muntah darah, dan semua yang ada darahnya)
3. Pembesaran hati
4. Syok, yakni adanya penurunan kesadaran, gelisah, kaki tangan dingin, tensi turun, nadi cepat

Sedangkan hasil pemeriksaan lab yang penting:
1. Penurunan jumlah trombosit (<100.000)
2. Adanya kebocoran plasma, bisa dilihat dari kadar hematokritnya.

Ingat DB sangat berbahaya kira-kira pada hari ke3-5 demam. Pada saat-saat itulah, trombosit mencapai kadar paling rendah, dan perdarahan makin menjadi-jadi. Bila sampai terjadi syok dan perdarahan hebat, maka DB sangat sulit untuk ditangani.

Tetap, pencegahan merupakan langkah yang paling baik.. Pedoman 3M (dulu, sekarang 3M plus) masih harus diingat. Menguras, Mengubur, dan Menutup tempat penampungan air harus terus dilakukan. Penyemprotan hanya akan membasmi nyamuk secara sementara, sedangkan tindakan pencegahan 3M inilah yang paling efektif membunuh nyamuk (ya, kalo nyamuknya gak ada, virusnya gak bisa masuk ke tubuh manusia kan??)

Yang terakhir, waspada demam berdarah (terutama di musim-musim penghujan ini). Ingat tanda-tanda bahaya, demam hari 3-5, penurunan kesadaran, gelisah, kaki-tangan dingin, dan ada tanda perdarahan, harus segera dibawa dan dirawat di rumah sakit. Seperti iklan-iklan di TV, obat penurun panas dapat diberikan untuk penanganan pertama di rumah, plus saran saya berikan banyak cairan, minum yang banyak deh... Tapi kalo udah sampe ada tanda bahaya, mending jangan coba2 merawat sendiri di rumah.

Moga2, info ini bermanfaat. Ayo kita cegah demam berdarah dengan menjaga kebersihan lingkungan kita.

Tidak ada komentar:

page counter
Free Web Counter



Powered by  MyPagerank.Net
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Blog Flux Directory Yuk.Ngeblog.web.id blogarama - the blog directory Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Blog Search Engine Add to Technorati Favorites