Indonesia Sehat

Grab this Headline Animator

26 November 2008

Lupus Eritematosus Sistemik - Penyakit dengan 1001 wajah

Lupus... Penyakit dengan 1001 wajah (banyak amat yaa??!!), ya istilah ini diberikan kepada penyakit ini karena memiliki berbagai gejala yang berbeda-beda. Sehingga seringkali penyakit ini sulit dikenali dan didiagnosis.

Lupus merupakan suatu penyakit karena kelainan sistem pertahanan tubuh. Pertahanan tubuh yang seharusnya melindungi, kini malahan menyerang tubuh kita sendiri. Penyebabnya, sampai saat ini diduga kuat adalah kelainan genetik (dengan beberapa gen, yang saya kira tidak perlu dijelaskan disini :D)...

Gejala penyakit ini begitu banyak, karena memang sistem imun (pertahanan tubuh) kita menyerang berbagai organ. Ada 11 kriteria diagnosis untuk LES ini.

1. Malar rash, artinya adanya bercak kemerahan di kulit, yang sangat khas adalah bentuk kupu-kupu (butterfly rash) di muka penderita LES (gambar diambil dari www.nucleusinc.com).

2. Discoid rash, disni ada bentuk jaringan parut kemerahan yang timbul, dan meninggi daripada kulit disekitarnya.

3. Fotosensitivitas, biasanya penderita LES mengalami keluhan-keluhan keluarnya kemerahan ketika terpapar dengan sinar ultraviolet dari matahari

4. Luka/sariawan di mulut

5. Nyeri sendi yang melibatkan lebih dari 1 sendi, bisa disertai pembengkakan di sendi.

6. Serositis, yakni adanya peradangan pada selubung jantung atau selubung paru-paru sesuai dengan pemeriksaan dokter

7. Gangguan ginjal. Kelainan pada ginjal merupakan kelainan yang sering menyebabkan kematian. Gagal ginjal dapat terjadi pada penderita LES, oleh karenanya deteksi dini penyakit LES harus disertai dengan pemeriksaan air seni, untuk segera mendeteksi kelainan pada ginjal.

8. Gangguan darah. Biasanya berupa anemia

9. Gangguan neurologi, bisa berupa kejang atau gangguan kejiwaan lain.

10. Gangguan imunologis, yang dibuktikan lewat pemeriksaan darah

11. Antibodi antinuklear atau ANA. Pemeriksaan ini yang seringkali digunakan untuk menegakkan diagnosis LES.

Penyakit LES sampai saat ini tidak dapat diobati. Kita hanya dapat mengontrol dan mengendalikan serangan dengan cara ya menurunkan aktivitas sistem pertahanan tubuh yang berlebihan.

Ingat, penyakit ini bisa berbahaya bila memang tidak diobati dan dikontrol. Segera kontrol ke dokter atau rumah sakit bila memang memiliki tanda-tanda di atas.

1 komentar:

Mas Gumilang mengatakan...

Halo salam kenal, sy Gumilang, pasangan saya dulu punya riwayat autoimun. saya lagi baca2 webnya. Sy jg lg menulis web tentang autoimun. Bila ada waktu coba lihat web saya. http://autoimun.weebly.com

page counter
Free Web Counter



Powered by  MyPagerank.Net
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Blog Flux Directory Yuk.Ngeblog.web.id blogarama - the blog directory Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Blog Search Engine Add to Technorati Favorites