Indonesia Sehat

Grab this Headline Animator

15 Desember 2008

Banjir Mengancam, Waspadai Leptospirosis

Saya membaca berita di koran beberapa hari terakhir, wow luar biasa banyak sekali daerah di Indonesia yang terkena banjir. Tampaknya masalah banjir di negeri ini semakin tahun semakin berat dan semakin tersebar hampir ke semua daerah. Pola membuang sampah di sembarang tempat, drainase yang buruk, dsb sering dijadikan alasan yang menjadi penyebab banjir yang terjadi.

Nah, dibalik itu, saya mencoba membahas sebuah penyakit yang sering muncul bersamaan dengan musim banjir. Leptospirosis, alias penyakit kencing tikus biasanya sering ditemukan di tempat-tempat yang tergenang banjir. Penyakit ini disebabkan oleh kuman Leptospira yang ditularkan melalui kontak langsung dengan kencing, darah, serta jaringan binatang yang terinfeksi kuman ini. Kuman ini dapat hidup di air tawar (seperti air banjir dan selokan) sampai 1 bulan lamanya.

Penyakit leptospirosis yang ringan, secara umum tidak berbahaya dan gejala-gejalanya menyerupai penyakit flu biasa, seperti sakit kepala, mual, muntah, nyeri-nyeri pada otot. Ditambah lagi adanya mata merah yang khas. (kalo ini konsultasikan dengan dokter anda :D) Tanda-tanda kuning juga bisa ditemukan. Kondisi yang ringan biasanya tidak menimbulkan kematian.

Berbeda dengan leptospirosis berat. Penyakit ini memiliki gejala kuning yang nyata, gangguan ginjal, bahkan sampai munculnya berbagai tanda perdarahan. Kondisi leptospirosis berat sangat membahayakan, karena menurut literatur, tingkat kematiannya mencapai 5-15% (lumayan banyak kan??!!).

Nah, lalu bagaimana pencegahannya agar tidak terkena penyakit ini? Intinya adalah mencegah kontak. Gunakan pelindung apabila harus melintasi daerah-daerah banjir (misalanya sepatu boot karet). Jaga selalu higiene dan sanitasi pada tempat-tempat yang memang banyak terdapat tikus atau hewan-hewan peternakan seperti kuda, sapi, dll (ternyata kuda juga bisa menularkan lhoo...:D). Jaga kebersihan makanan, jangan sampai terkena tikus (waduw, gawat kalo makanan kita sampe kena tikus :D). Di luar negeri ada vaksinasi untuk leptospira, tapi tampaknya di negeri kita vaksinasi ini tampaknya ada.

Tapi sesungguhnya pencegahan yang lebih baik adalah, tentunya mencegah banjir, hehehe, tapi ini sih PR yang bakal membutuhkan waktu sangat-sangat lama.... hihihi.. Nah, mari kita mulai saja dari diri kita sendiri, cegah penyakit ini, dan perbaiki lingkungan hidup kita.

Tidak ada komentar:

page counter
Free Web Counter



Powered by  MyPagerank.Net
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Blog Flux Directory Yuk.Ngeblog.web.id blogarama - the blog directory Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Blog Search Engine Add to Technorati Favorites