Indonesia Sehat

Grab this Headline Animator

27 September 2010

Pertolongan Pertama: Keracunan

Dalam sebuah kesempatan jaga terakhir, saya menjumpai 2 kasus tentang keracunan. Setelah berusaha disertai kerjasama bersama perawat, akhirnya 1 tidak dapat tertolong (alias meninggal dunia), namun satu pasien syukurlah sekarang sudah sehat dan bisa pulang. Akhirnya, saya pun jadi tertarik untuk menulis sedikit tentang keracunan.

Keracunan terjadi akibat adanya substansi atau senyawa berbahaya tertentu yang masuk ke dalam tubuh, baik dalam jumlah sedikit atau banyak, baik itu disengaja (alias bunuh diri) maupun tidak. Dua kasus yang saya jumpai, keduanya merupakan kasus percobaan bunuh diri. Satu mencoba meminum racun, yang satunya menggunakan campuran minuman dan obat-obat jamu. Akan tetapi, keracunan tidak terbatas itu saja. Keracunan bisa juga didapat melalui inhalasi (hirupan), ataupun injeksi (misalnya pada overdosis pemakaian narkoba).

Topik keracunan sendiri sebetulnya sangat luas (baik itu karena jenis racunnya yang beragam, maupun rute pemberian yang beragam pula). Maka di sini saya mencoba sedikit membahas bagaimana sih gejala-gejala keracunan yang umumnya dijumpai:
1. Pada awal, penderita akan menunjukkan gejala2 yang tidak umum (misalnya, gelisah, pusing, mual-mual, berkeringat banyak dsb). Bahkan dapat pula dijumpai tidak sadar.
2. Dapat disertai kejang dan muntah2 hebat.
3. Kadang bau racun atau senyawa tersebut dapat dicium. Atau bisa juga kita menemukan bekas bungkus racun disekitar penderita atau bekas suntikan disekitarnya.
4. Pasien yang tidak sadar, dapat mengeluarkan buih atau pun muntahan, disertai kencing dan berak secara spontan.

Pertolongan pertama yang harus segera dilakukan adalah:
1. Carilah pertolongan medis, segera. Beritahukan kepada petugas tentang temuan atau dugaan keracunan. Hal ini akan mempercepat proses pertolongan kepada penderita.
2. Jangan memasukkan apapun pada mulut penderita tanpa pengaman (misalnya sarung tangan), terutama pada penderita yang tidak sadar. (Anda bisa tergigit bila pasien tak sadar, atau bila racun yang diminum bersifat asam, kulit anda bisa langsung terbakar).
3. Jauhkan penderita dari tempat yang beracun (pada keracunan inhalasi), termasuk bersihkan/buka baju penderita yang terkena muntahan racun.
4. Bila terjadi kejang, jauhkan benda2 yang dapat melukai.
5. Bila muntah, segera miringkan dan lap dengan kain (ingat jangan langsung bersentuhan dengan muntahan).
6. Anda tidak perlu merangsang muntah, kecuali anda yakin bahwa penderita keracunan melalui makanan/minuman dan tidak bersifat merusak mukosa saluran pencernaan. Petugas kesehatan akan mengeluarkan isi lambung menggunakan selang, sehingga lebih aman untuk saluran pencernaan sampai mulut.
7. Bila menemukan bungkus atau senyawa yang diduga meracuni, segera ambil, simpan, dan tunjukkan kepada petugas.

Satu hal terakhir yang harus diingat. Penderita dengan riwayat percobaan bunuh diri, cenderung akan mengulangi aksinya dengan lebih berat. Jadi dukungan dan perhatian dari keluarga harusnya dapat mencegah aksi meracuni diri sendiri. Salam Sehat (^^)v.

21 September 2010

Berak Hitam

Proses buang air besar atau BAB, merupakan proses alamiah mengeluarkan isi yang ada dalam saluran cerna kita. Sebagian besar dari kita mungkin tidak memperhatikan apa yang kita keluarkan saat BAB. Padahal sesungguhnya feses yang kita keluarkan sedikit banyak menggambarkan sehat tidaknya usus kita.

Nah, dalam kesempatan kali ini (setelah beberapa bulan ga nulis, maaf ya para pembaca :D ^^) saya mencoba melemaskan jari2 saya untuk mengetik beberapa hal tentang BAB hitam alias melena (bacanya melena, dengan e seperti pada kata "enak")

Hitam pada feses (coba bayangkan... yang ngambang di kali itu hitam bukan kuning... *ingat,, jangan dibayangkan sambil makan hahaha :D) menandakan adanya perdarahan pada saluran cerna bagian atas (SCBA). Proses penghitaman biasanya terjadi karena darah tersebut mengalami oksidasi dan perubahan warna akibat kondisi asam yang terdapat pada SCBA. Hal ini biasanya dipakai oleh dokter untuk membedakan, apakah perdarahan terjadi pada SCBA atau sal cerna bagian bawah.

Adanya perdarahan pada SCBA pastinya merupakan suatu kondisi yang harus ditangani segera. Tukak atau luka pada lambung maupun usus 12 jari seringkali mendasari kondisi ini. Dan penyakit yang menyebabkannya harus segera diatasi. Well,, segera ke rumah sakit bila memang anda mengalami BAB hitam, apalagi sudah disertai muntah darah...

Beberapa kasus BAB hitam yang pernah saya jumpai seringkali datang dalam kondisi yang sangat terlambat.. Mereka sebagian besar datang dengan kadar Hb.. Oleh karena itu,, saranya saat BAB cobalah memperhatikan apa yang anda buang. Perhatikan adanya perubahan BAB dan segeralah mencari pertolongan bila terjadi BAB hitam. Jadi kalo BAB jangan cuma sambil baca koran ya hehehe...

Satu pengalaman lucu ketika saya sedang menganamnesis seorang pasien: "Mbah,, beraknya warna apa?? beraknya hitam ga??" Si pasien menjawab "Mboten dok, wong kulo mboten ngujuk kopi" (Ga dok, kan saya ga minum kopi...) dhueenkks...*.*... hahaha... well.. Salam sehat..:D

20 Mei 2010

Pertolongan Pertama: Asma

Salam jumpa kembali, di tulisan kali ini, saya mencoba memberikan beberapa tips pertolongan pertama untuk asma.

Asma terjadi akibat tubuh seseorang berespon berlebihan terhadap suatu alergen. Respon berlebihan tersebut muncul di saluran pernafasan, dimana terjadi penyempitan saluran pernafasan yang masif. Maka, sesak merupakan tanda utama untuk asma. Tidak sulit untuk mengetahui seseorang penderita asma atau bukan. Biasanya penyakit ini kambuh-kambuhan, dan penderita memang sudah mengetahui kondisi tubuhnya.

Jadi, apa yang harus kita lakukan bila kita menjumpai penderita asma yang tiba-tiba mengalami serangan? Singkatan Breath (dari bahasa Inggris, yang dibaca B-ri-t-h) mungkin bisa membantu anda.
PS: singkatan ini hanya rekayasa saya saja untuk memudahkan kita mengingat... semoga membantu.. :D

1. B-erpindahlah ke tempat yang berudara bersih, sekaligus jauhkan dari alergen yang mungkin memicu asma, misalnya debu, asap rokok, asap kendaraan, serbuk sari bunga, kutu hewan peliharaan, dll.

2. Ri-leks dan tenangkan penderita. Posisi yang paling nyaman untuk penderita asma biasanya adalah duduk. Dengan duduk, membuat rongga paru-paru lebih luas daripada tiduran, sehingga bisa membantu pernafasan si penderita. Selain itu, tenangkan diri anda dan penderita, aturlah irama pernafasannya semaksimal mungkin.

3. T-reatment. Gunakan obat-obatan semprot asma. Biasanya penderita asma yang kambuh-kambuhan memiliki obat semprot (inhaler). Segera gunakan dengan cara yang tepat dan benar. Bantulah penderita untuk menggunakannya sendiri.

4. H-elp. Apabila serangan asma dirasa sangat berat, atau setelah 2x semprot yang optimal tidak memperbaiki gejala, atau bahkan terjadi perburukan gejala. Segeralah mencari bantuan. Hubungi dokter atau rumah sakit terdekat.

14 April 2010

Pertolongan Pertama: Kejang

Hufft,, saya mohon maaf karena kesibukan, saya baru sempat menulis blog ini kembali. Cukup lama juga, well, kali ini setelah bermeditasi *agak lebay.. akhirnya saya memutuskan menulis tentang pertolongan pertama. Dan topik pertama adalah kejang..

Kejang merupakan kontraksi otot secara involunter akibat berbagai sebab. Secara medis banyak sekali penyebab kejang. Tapi pada tulisan ini, kita fokus saja pada kejang yang mungkin ditemui pada kondisi sehari-hari. Kejang klojotan seluruh tubuh sangat mungkin anda jumpai di kehidupan sehari-hari. Lalu apa yang harus anda lakukan??

1. Tetap tenang *kayaknya poin ini selalu menjadi no.1 ya hehehe.. dan segera panggil petugas medis atau bala bantuan.
2. Singkirkan benda-benda disekitar penderita, apalagi benda-benda yang membahayakan. Pastikan penderita memiliki ruang yang cukup untuk bergerak-gerak alias kejang. *termasuk juga orang-orang yang menonton, hendaknya jangan dekat-dekat.
3. Jangan memasukan apapun ke dalam mulut penderita. Apapun, termasuk itu tangan anda. Kontraksi yang involunter dapat sangat hebat, termasuk di mulut. Sehingga benda apapun dapat putus, atau terluka. Ingat keselamatan anda juga penting. *ini juga mencakup jangan memberi makan atau minum apapun..
4. Berkaitan dengan no.3, jangan juga berusaha mendekap penderita. *anda bisa ditonjok, meski si penderita tidak bermaksud demikian...
5. Segera setelah kondisi kejang menurun/membaik, miringkan penderita. Sebagian penderita kejang akan mutah setelah kejang,, sehingga posisi miring ini dapat mencegah terjadinya aspirasi. Lalu segeralah membawa penderita ke pusat kesehatan atau rumah sakit terdekat.

Ingat, pertolongan pertama sangat berarti, jadi bersiagalah dan selalu siap membantu :D

07 Maret 2010

Biang Keringat

Miliaria atau biang keringat, atau sering juga disebut keringat buntet pasti sering kita jumpai. Ya tentu saja, Indonesia yang punya suhu rata-rata di atas 30 derajat selsius, pasti sering menyebabkan kulit kita berkeringat. Ini merupakan refleks tubuh otomatis terhadap suhu udara. Apabila pori-pori kelenjar keringat di tubuh tersumbat, seringkali karena bakteri yang ada di kulit, maka akan muncul suatu peradangan akibat tersumbatnya keringat. Hal ini ditandai dengan kulit yang memerah, dan gatal. Bahkan tidak jarang, menimbulkan infeksi sekunder akibat digaruk-garuk dan kebersihan yang kurang.

Semua orang bisa terkena biang keringat ini. Tapi bayi dan anak-anak tampaknya lebih sering terkena. Hal ini mungkin karena proses berkeringat pada bayi belum begitu sempurna, dan anak-anak tentunya lebih aktif bermain. Kondisi ini juga, bila tidak dicegah, akan timbul berulang-ulang.

Nah, dengan memahami sedikit mengenai biang keringat ini, lalu bagaimana mengatasinya??
1. Jaga kenyamanan udara disekitar kita. Terutama di sekitar bayi dan anak-anak.
2. Jagalah kebersihan kulit.
3. Bila memang mudah berkeringat, maka gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Bila baju sudah sangat basah, maka ganti dan usap tempat yang berkeringat. Keringkan lalu ganti baju dengan yang kering.
4. Berikan bedak, terutama yang mendinginkan. Hati-hati jangan berikan bedak saat berkeringat, karena akan semakin menyumbat pengeluaran keringat.
5. Lotion dan baby oil, boleh diberikan. Namun sekali lagi, berikan secara rasional. Jangan dioles terus-menerus, karena bisa berpotensi menyumbat pori-pori juga.

Salam...:D

16 Januari 2010

Klavus si mata ikan

Bicara tentang mata ikan, saya yakin banyak dari kita pernah mengalaminya (saya juga pernah hohoho....). Berawal dari hobi bermain bola 'tarkam' (alias antar kampung :D) yang biasanya tanpa menggunakan alas kaki, atau hanya menggunakan sendal jepit, alhasil telapak kaki menjadi kapalan. Kapalan itu merupakan kondisi penebalan keratin (gampangnya lapisan terluar kulit) atau yang disebut hiperkeratosis. Kondisi ini terjadi karena gesekan-gesekan kronis, dan biasanya setelah 'pensiun gantung sepatu' (meski ga pake sepatu hahahaha :P) dari pertandingan 'tarkam', kaki saya kembali mulus hehehe..

Bisa terjadi juga hiperkeratosis tersebut tumbuh dan menusuk ke dalam. Akibatnya di luar terasa penonjolan, tapi bila ditekan (atau tertekan), akan terasa sakit. Ini yang disebut sebagai klavus atau mata ikan. Bahasa latin clavus sendiri berarti paku. Jadi bagaikan paku, klavus itu menusuk ke dalam dan pasti menimbulkan rasa sakit.

Karena pada prinsipnya adalah hiperkeratosis, maka ada beberapa dokter yang kemudian meresepkan keratolitik. Tugasnya adalah melepas atau membuang (me'lisis'kan) lapisan-lapisan keratin). Namun, pengobatan dengan cara ini sangat lama dan kadang dirasa gagal karena keratin tersebut sebetulnya tumbuh ke dalam (jadi obatnya susah mencapai ke dalam). Maka dari itu eksisi alias pembedahan minor merupakan terapi terpilih untuk si 'mata ikan' ini.

Klavus ini bisa dihindari dengan cara menghindari gesekan-gesekan kronik pada kulit. Atau bila anda seorang pemain sepak bola, atau SPG yang harus berdiri di atas sepatu hak tinggi berjam-jam setiap hari, atau entah pekerjaan apa yang menyebabkan kaki tergesek-gesek (apaa siihh???), maka:
1. Usahakan menggunakan kaos kaki yang cukup tebal namun nyaman dipakai. Ini gunanya untuk mengurangi gesekan langsung antara sepatu dan kulit. Lihat aja kaos kakinya pemain bola, tebal kan??
2. Gunakan sepatu atau sendal atau alas kaki yang nyaman. Jangan pake nomor yang kekecilan, terutama yang suka minjem sepatu hehehhee :P.
3. Jaga kebersihan kaki, basuh dan cuci serta usap kaki saat mandi.

Well,, selamat menggunakan kaki anda.. hehehe :D
(gambar diambil dari http://www.foot-care.org/foot-corns-calluses.php)

15 Januari 2010

Mengenal Osteoporosis

Masyarakat Indonesia sepertinya telah banyak mendengar tentang kata 'Osteoporosis'. Sudah banyak juga iklan dan kampanye, plus berbagai seminar dan ceramah, tentang penyakit ini. Tulisan ini saya buat intinya untuk membantu meluruskan beberapa hal tentang penyakit ini. Ada suatu pemahaman di masyarakat bahwa penyakit ini ditandai dengan tulang yang berbunyi (kayak di iklan tuh... menari terus 'kreek' :p) dan akibatnya penderita tidak mampu bergerak lagi. Pemahaman lainnya adalah bahwa penyakit ini semata-mata disebabkan karena konsumsi kalsium yang kurang,, dan akibatnya orang jadi berlomba-lomba untuk mengkonsumsi susu tinggi kalsium.

Osteoporosis pada prinsipnya merupakan penyakit penurunan massa tulang. Akibatnya tulang menajdi rapuh dan mudah patah. Penyakit ini merupakan penyakit degeneratif, maksudnya, umunya terjadi akibat penambahan usia. Memang ada lagi faktor resiko lain yang menyebabkan osteoporosis, antara lain: jenis kelamin perempuan, merokok, minuman ber-alkohol, asupan kalsium yang rendah, riwayat trauma atau jatuh berulang, aktivitas fisik yang rendah, serta konsumsi obat-obatan tertentu (antara lain golongan glukokortikoid).

Untuk memahami penyakit ini, kita harus memahami sedikit tentang remodelling tulang. Proses remodeling ini sangat penting bagi tulang. Prinsip remodeling selalu berhubungan dengan resorbsi dan formasi alias pembentukan. Tiap tulang pasti mengalami resorbsi yang dilanjutkan dengan pembentukan kembali, sehingga terus-menerus mempertahankan bentuk dan kekuatan tulangnya alias massa tulang.

Massa tulang terus-menerus di'pupuk' saat masa pubertas sampai mencapai puncak pada awal usia dewasa. Masa-masa inilah yang merupakan masa yang menentukan. Karena setelah masa 'kritis' ini, puncak massa tulang tidak akan bertambah dan selanjutnya cenderung menurun sesuai usia. Jadi puncak massa tulang yang tinggi, tentunya akan lebih baik daripada puncak massa tulang yang rendah. Saat-saat ini pulalah, asupan nutrisi sangat berperan, dalam kaitannya dengan osteoporosis, kalsium dan vitamin D merupakan dua nutrisi yang utama (meskipun kadar kalori, protein, mineral lain misalnya magnesium, juga berperan lhoo ^^).

Aktivitas fisik yang cukup juga sangat membantu. Tulang yang banyak mengalami kerusakan mikro akibat pergerakan (mikro lhoo, bukan trauma hebat yang sampe patah!!) cenderung menjadi lebih kuat karena adanya proses remodeling saat pubertas.

Lalu bagaimana gejala osteoporosis?? Secara kasat mata tidak ada. Lalu tentang masalah orang menari dan bunyi 'kreeek', biasanya yang berbunyi itu adalah sendi dan bukan tulang. Kecuali tulang itu patah dan menimbulkan sendi yang bukan pada tempatnya. Itulah mengapa tidak banyak orang yang tediagnosis osteoporosis, dan sebagian besar terdiagnosis akibat adanya patah tulang. Ya, patah tulang sering terjadi pada penderita osteoporosis. Dan patah tulang ini tidak memerlukan tenaga besar, jadi trauma kecil saja bisa menyebabkan patah tulang akibat massa tulang yang berkurang.

So gimana caranya mendiagnosis osteoporosis?? Kategori diagnosis WHO menyebutkan bahwa osteoporosis adalah kondisi dimana densitas massa tulang seseorang berada pada 2,5 SD dibawah rata-rata. Jadi, cara diagnosisnya harus dengan pengukuran massa tulang. Pemeriksaan BMD (Bone Mass Density) bisa dilakukan menggunakan pemeriksaan X-ray ataupun CT-scan. Pemeriksaan lain yang biasa dilakukan antara lain kadar kalsium, dan bahkan (dulu) biopsi tulang.

Jadi apa yang harus kita lakukan??
1. Asupan kalsium. Direkomendasikan pada saat pubertas dan dewasa muda (dimana puncak massa tulang berada), asupannya mencapai 1300 mg/hari. Sedangkan setelahnya kira-kira 1000-1200 mg/hari.
2. Aktivitas fisik tetap harus dilakukan. Bagi anda para muda-mudi,, olahraga lah!! Tapi bagi mereka yang telah berusia 50 tahun ke atas,, olahraga ringan perlu dilakukan tapi hindari trauma fisik. Ingat, usia 50 tahun ke atas tulang cenderung lebih rapuh!!
3. Jangan merokok!! (yang ini ga usah dijelasin juga udah pada tau hehehehe :P)
4. Hati-hati pada penggunaan obat-obatan glukokortikoid dalam jangka panjang.

Well, seperti kata iklan yang banyak beredar,, mari kita lawan OSTEOPOROSIS!!! ^^

16 Desember 2009

Kotak Obat Keluarga

Tulisan ini terinspirasi dari salah seorang pasien saya. Ia seorang ibu muda, cukup memiliki pengetahuan yang luas tentang kesehatan, dan sangat concern terhadap penyakit anaknya. Dari konsultasi dan perbincangan, finally terkuak bahwa ia menyimpan obat2 keluarga yang penting di rumah. Sebuah tindakan yang sangat bijak, namun coba tebak dimana ia menyimpan obat-obatan itu?? Jawaban yang ibu itu berikan "KULKAS dok"... Woow,, saya pun terkejut.

Well, kemajuan informasi kesehatan dan berbagai iklan di media cetak maupun TV, membuat banyak ibu di rumah kini mempersiapkan obat2 sederhana di rumah. Lagi-lagi menurut saya sebuah tindakan yang bijak. Namun tahukah anda bahwa sebagian besar obat harus disimpan di suhu ruangan?? Obat-obatan yang biasa di simpan dikulkas atau pendingin biasanya merupakan obat suntik atau vaksin. Jadi sudah benarkah penyimpanan obat anda??

Obat pada dasarnya merupakan senyawa kimiawi. Sehingga membutuhkan tempat penyimpanan dan seyogyanya tidak digunakan sembarangan. Lalu bagaimana penyimpanan dan apa saja yang sebaiknya disiapkan di rumah? Berikut sebagian saran dari saya:

1. Mempersiapkan obat atau alat kesehatan untuk keluarga di rumah merupakan tindakan yang bijak. Nah, yang saya sarankan di simpan misalnya obat parasetamol (untuk menurunkan panas), oralit, obat merah (untuk luka), plester, bedak, termometer dan kain kassa. Obat-obat lain yang mungkin bisa anda tambahkan adalah obat-obat simtomatis (misalnya obat mencret, obat batuk, atau obat nyeri haid), namun perhatikan baik2 kegunaan dan cara pakai obat tersebut. Sebaiknya anda tidak menyimpan antibiotik, kecuali anda benar-benar menguasai dan mengerti kegunaan obat tersebut. O ya, satu lagi tentang obat,, jangan buang bungkus dan keterangan obat tentang dosis dan efek samping. Sekali lagi, itu penting untuk anda baca sebelum anda menggunakannya atau bila sewaktu-waktu lupa.

2. Taruhlah obat-obat tersebut dalam satu kotak khusus. Kotak tersebut harus cukup besar dan bersih. Hindari penyimpanan yang terkena sinar matahari langsung, karena beberapa obat dapat rusak bila terkena sinar matahari langsung. Tempatkan kotak obat di atas jangkauan anak-anak, dan JANGAN menaro obat di kulkas. Hati-hati, karena anak anda dapat memakan obat tersebut tanpa pengawasan anda. Susunlah obat-obatan dan alat kesehatan dengan rapih, sehingga mudah dicari sewaktu-waktu.

3. Bila setelah anda memberikan obat sendiri keluhan belum berkurang, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter anda. Ingat, kegunaan kotak obat pada dasarnya hanya memberikan pertolongan pertama. Bawa segera ke dokter atau RS bila keluhan menetap atau memburuk.

4. Informasikan ke seluruh anggota keluarga akan adanya kotak obat, serta isi di dalamnya.

5. Buanglah segera obat yang sudah habis, atau expired (habis masa berlakunya). Perhatikan baik2 juga obat yang sudah berubah warna, mudah hancur atau menggumpal. Biasanya perubahan bentuk fisik obat menunjukkan bahwa obat tersebut sudah rusak, meskipun masa waktu berlakunya masih lama.

So, menyimpan dan menggunakan obat sendiri memang tidak ada salahnya. Namun, obat pada dasarnya adalah bahan kimiawi dan bisa menjadi racun bagi tubuh. Jadi kuasai benar obat yang anda simpan dan jangan ragu untuk bertanya pada dokter anda... Salam sehat...^^

Gambar diambil dari http://www.conectique.com/cetak/?article_id=4779

08 Desember 2009

Atherosklerosis, si 'bisul' dalam pembuluh darah

Pernahkah anda mendengar istilah 'atherosklerosis'?? Jawabannya mungkin bisa bervariasi,, tapi bagi anda yang pernah mengalami penyakit jantung atau stroke, sepertinya istilah ini tidak asing lagi. Yap, atherosklerosis merupakan penyebab yang mendasari terjadinya dua penyakit tersebut. Cukup mengerikan, karena penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh no.1 di seluruh dunia, dan semua itu terjadi hanya karena si 'atherosklerosis'.

Bila diartikan secara bahasa, atherosklerosis berarti kekakuan pembuluh darah. Hmm, bingung kenapa pembuluh darah bisa kaku?? Nah, saya coba ganti dengan istilah 'bisul' di pembuluh darah. Bukan bisul beneran yang ada dikulit, tapi bisa anda bayangkan seperti itu. Istilah ini saya dapatkan dari salah satu dr. SpJP di RS Harapan Kita (terima kasih dok atas transfer ilmunya...^^).

Well ya mari kita lihat sedikit tentang terjadinya si 'bisul' ini, eh maksudnya si atherosklerosis ini. Atherosklerosis terjadi saat plak atau si 'bisul' mulai terbentuk di dinding dalam pembuluh darah. Plak ini terjadi akibat penumpukan lemak yang memasuki dinding dalam pembuluh darah yang mengalami gangguan disfungsi. Akibatnya sedikit demi sedikit tumpukan lemak-lemak kecil akan masuk dan dikenali oleh tubuh sebagai suatu benda asing (iya, soalnya tu lemak nyasar,, harusnya ga boleh ada di situ). Lemak-lemak tersebut akan dicerna oleh 'petugas keamanan' tubuh kita dan pada akhirnya akan menghasilkan sel-sel busa (foam cell). Di sebut sel busa, karena sel tersebut berisikan lemak (yang tadi dimakan). Lama-kelamaan kondisi ini terus menerus menumpuk, dan bagaikan istilah 'lama-lama menjadi bukit', bisul alias plak pun terbentuk di dalam pembuluh darah.

Di saat inilah, pembuluh darah menjadi kaku yang disebut 'atherosklerosis'. Bisul alias plak tersebut akan terus membesar, dan bisa menutupi aliran darah yang akan lewat. Yang lebih berbahaya lagi, bisul ini (seperti halnya bisul di pantat ^^), bisa juga pecah. Pecahnya plak atherosklerosis ini lah yang seketika menyumbat aliran darah, dan yak terjadilah serangan jantung dan stroke seketika.

Cukup pusing?? jangan pusing.. Saya justru mengajak anda agar mengenali faktor resikonya. Ada faktor-faktor resiko yang tidak dapat diubah, misalnya genetik (keturunan), umur yang bertambah, dan jenis kelamin (menurut beberapa sumber, jenis kelamin pria lebih banyak daripada perempuan... hmm,,). Tapi yang lebih penting adalah faktor resiko yang dapat dimodifikasi alias bisa kita hindari:
1. Makanan berlemak. Ya, karena inti dari plak merupakan timbunan lemak, maka hindari makan-makanan berlemak tinggi. Lemak sendiri masih kita perlukan, jadi jangan langsung semata-mata menstop asupan lemak. Ingat, tidak semua lemak itu berbahaya bagi tubuh.
2. Merokok.. nah, ini sih setiap iklan rokok udah ditulis 'merokok dapat menyebabkan gangguan jantung..... dll dll dll bla bla bla. Meski cuman 5 detik (mungkin kurang hahaha), tapi jangan anggap remeh. Ini serius lho..
3. Hipertensi alias tekanan darah tinggi. Disebutkan, tekanan yang tinggi justru dapat merusak dinding dalam pembuluh darah, dan mempermudah si lemak tadi masuk dan menumpuk.
4. Kurangnya aktivitas fisik dan kegemukan.
5. Kencing Manis.

Well, kondisi plak ini perlahan-lahan tanpa kita sadari terus terjadi dalam tubuh kita. Tinggal bagaimana kita sendiri menghindari faktor-faktor resikonya...^^

23 November 2009

Muktamar IDI 2009


Muktamar IDI ke-27 di Palembang telah berakhir. Muktamar yang berlangsung dari tanggal 19-22 November 2009 ini merupakan perhelatan akbar dokter-dokter se-Indonesia. Selain diisi dengan berbagai seminar, terdapat pula pameran alat-alat kesehatan, dan tentunya yang paling ditunggu-tunggu adalah pemilihan ketua umum IDI yang baru, serta pelantikan ketua IDI.

IDI memiliki proses pelantikan dan pemilihan ketua umum yang sedikit berbeda. Ketua umum yang baru telah terpilih saat periode sebelumnya (2006-2009) dan baru akan dilantik sekarang (2009-2012). Sedang pemilihan kali ini akan menentukan siapa ketua IDI periode (2012-2015).

Ketua IDI periode 2009-2012 dilantik pada hari Minggu subuh. Dan dia adalah dr. Prijo Sidipratomo, Sp Rad, seorang dokter spesialis radiologi dan staf pengajar FKUI/RSCM. Sedangkan ketua terpilih untuk periode 2012-2015 adalah Dr. Zaenal Abidin MHKes.

Terlepas dari hingar bingar perhelatan akbar Muktamar IDI, profesi dokter kini masih memerlukan banyak perbaikan. Kita harus mengakui, sistem kesehatan nasional masih memiliki banyak kekurangan, dan IDI sebagai kelompok profesi dokter lebih berperan serta untuk membantu menyempurnakan sistem kesehatan nasional kita.

Dalam beberapa tahun mendatang (2011), IDI akan meregistrasi ulang dokter-dokter untuk pertama kalinya. Ini merupakan sebuah usaha menjaga profesionalitas dan kompetensi dokter-dokter di Indonesia. Dengan begini juga diharapkan, para dokter terus mempertahankan proses belajar yang tidak mengenal kata henti (seumur hidup...woow ;p), dan memperbaiki citra dokter yang dalam beberapa waktu lalu, sempat tercoreng.

Maju terus IDI.. jaga nama baik profesi dokter, dan maju terus sistem kesehatan nasional...^^

12 November 2009

Lingkungan Sehat, Rakyat Sehat

Tanggal 12 November 2009 hari ini, merupakan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-45. Depkes tahun ini mencanangkan tema "Lingkungan Sehat, Rakyat Sehat".

Dari tema yang diusung, Depkes lagi-lagi terus menekankan pentingnya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan. Rakyat diminta ikut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus mempromosikan cara hidup sehat. Cukupkah??

Pesan promotif dan preventif dari dulu terus digaungkan oleh Depkes dan para pejabat pemerintahan. Akan tetapi perbaikan sistem kesehatan nasional masih jauh dari yang diharapkan. Di daerah-daerah terpencil, masyarakat masih hidup dalam rumah yang tidak sehat. Jamban keluarga masih belum tersedia. Fasilitas air bersih pun juga masih sulit dijangkau.

Belum lagi permasalahan pembiayaan kesehatan yang terus-menerus jauh dari kata puas. Sistem Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat), yang sebelumnya Askeskin, juga belum memuaskan banyak pihak. Sistem asuransi kesehatan yang dimiliki Indonesia juga belum merangkul seluruh masyarakat. Padahal kita sungguh merindukan sistem asuransi seperti ini.

Menggratiskan biaya kesehatan 100% menurut saya bukan merupakan suatu tindakan yang mendidik. Orang akan lupa betapa mahalnya biaya kesehatan yang sesungguhnya, dan tidak mengherankan kalau tagihan Jamkesmas melonjak tinggi. Sistem asuransi kesehatan, dalam situasi seperti ini, akan sangat membantu. Membayar asuransi dalam jumlah tertentu, akan mendidik masyarakat dan menunjukkan bahwa pemeliharaan kesehatan tetap membutuhkan biaya. Di samping itu, sistem asuransi yang membayar tenaga kesehatan, juga akan mendorong dokter dan tenaga kesehatan lainnya untuk mengedepankan promotif dan preventif.

Kebijakan Menkes yang baru, tentang sistem kesehatan, dan terlebih lagi sistem pembayaran kesehatan kini masih ditunggu-tunggu oleh banyak pihak. Terlepas dari kontroversi pengangkatan beliau, kini masyarakat sekaligus para tenaga kesehatan menunggu kebijakan-kebijakan Menteri Kesehatan. Sudah 45 tahun berlalu, dan itu bukanlah waktu yang singkat. Kita harus mampu menciptakan suatu sistem kesehatan nasional yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat... semoga^^

Selamat merayakan Hari Kesehatan Nasional, selamat memasuki Bulan Lingkungan Sehat.

06 November 2009

Malaria, Takut atau Waspada?

Apa yang menjadi pemikiran anda ketika anda ditugaskan ke daerah timur Indonesia seperti Papua?? Yap, salah satunya pasti mengenai penyakit yang emang terkenal, Malaria. Masalah ini juga sempat ditanyakan kepada saya ketika saya akan berangkat bertugas di Papua.

Banyak orang, termasuk juga dokter, merasa takut akan penyakit yang satu ini. Menurut data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2005, AMI (Annual Malaria Incidence) tertinggi ada di Papua (208,82) diikuti NTT (100,49). Malaria memang terus-menerus menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, terutama Indonesia bagian timur.

Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang masuk ke dalam darah. Parasit Plasmodium tersebut, masuk melalui gigitan nyamuk dan kemudian berkembang biak dalam tubuh manusia. Nyamuk penggigit yang dapat menularkan malaria ada berbagai jenis, antara lain jenis Cullex dan Anopheles. Karateristiknya nyamuk-nyamuk tersebut biasa menggigit di sore sampai malam hari dan mereka berkembang biak di daerah-daerah berawa dan air-air tergenang.

Gejala-gejala malaria yang muncul antara lain:
1. Demam naik tinggi menggigil yang kemudian segera turun disertai keringat. Siklus demam ini berulang sesuai dengan karakteristik parasit yang masuk.
2. Muntah.
3. Diare.
4. Nyeri kepala dan persendian.
5. Pada malaria berat bahkan bisa menyebabkan penurunan kesadaran, sampai koma.

Lalu, apakah kita harus takut terhadap malaria??Mungkin yang lebih tepat adalah waspada. Setelah mengerti bagaimana penularan malaria, maka ada beberapa hal yang bisa kita persiapkan bila akan mengunjungi daerah endemis malaria:
1. Pelajari dengan baik daerah yang akan kita kunjungi.
2. Bersihkan daerah tempat tinggal kita dari tempat-tempat berkembang biaknya nyamuk, serta pasang kawat nyamuk.
3. Hindari gigitan nyamuk, baik menggunakan obat nyamuk maupun repellent.
4. Tidurlah menggunakan kelambu (panas sih emang^^, tapi daripada kena gigigtan nyamuk hehehe).
5. Minum obat profilaksis malaria (pencegahan).
6. Segera periksa ke tempat-tempat seperti RS atau Puskesmas apabila anda curiga anda terinfeksi malaria.

The good physician treats the disease; the great physician treats the patient who has the disease. (William Osler)

27 Oktober 2009

MIgrain, Si Sakit Kepala Sebelah

Pada sebuah kesempatan, seorang eks-mud (eksekutif muda, red*) yang bekerja di sebuah bank swasta, berbincang dan berkonsultasi dengan saya. Ia mengeluhkan sakit kepala sebelah, yang sering disebut dengan migrain. "Saya sering tuh sakit kepala sebelah, dan kalo udah sakit, bisa betul2 sakit, nyut-nyutan, dan kerjaan jadi gak bisa konsentrasi".

Cerita tersebut mungkin juga merupakan cerita dan keluhan anda juga. Penyakit ini seringkali ditemukan pada remaja dan kaum dewasa muda (kayak eks-mud yang saya ceritakan tadi^^). Sakit kepala sebelah (yang dalam bahasa kedokteran disebut unilateral), bisa sakit berdenyut atau kadang seperti tertekan, dan berlangsung biasanya beberapa jam sampai beberapa hari (biasa 2 sampai 48 atau 72 jam), merupakan gejala khas dari migrain. Keluhan ini bila sangat berat bisa sampai disertai mual dan muntah.

Pada penderita migrain yang sudah lama, mereka biasanya mengenali tanda-tanda akan datangnya serangan migrain, yakni yang sering disebut "aura" (tentunya bukan Aura Kasih, hehehe...). Akan tetapi tidak semua migrain disertai dengan aura. "Aura" atau tanda-tanda yang mengawali serangan migrain, yang paling sering ditemukan adalah perubahan dalam hal pandangan. Dua yang tersering adalah adanya suatu kilatan cahaya dan adanya suatu bintik atau kehitaman dalam pandangan kita yang menyebabkan pandangan kabur. Aura lain yang mungkin muncul bisa berupa rasa kesemutan, halusinasi, bahkan gangguan pengecapan.

Secara singkat, migrain terjadi akibat pelebaran pembuluh darah dan pelepasan hormon-hormon tertentu yang memicu timbulnya rasa sakit di kepala. Faktor-faktor yang memicu timbulnya migrain antara lain stres, kurang tidur, kelelahan, menstruasi, terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol dan kafein, makanan tertentu yang mengandung tiramin (seperti keju, kedelai, dll), obat-obatan hormonal (seperti pil kontrasepsi), dsb.

Aura dan faktor pemicu ini menjadi kunci penting untuk mencegah dan meminimalisir serangan migrain. Sebelum anda mengkonsumsi obat-obatan, ada beberapa saran untuk mengatasi migrain, antara lain:
1. Hindari stres dan tekanan pekerjaan yang berlebihan.
2. Cobalah untuk berolahraga rutin.
3. Tidur cukup.
4. Perhatikan konsumsi makanan dan minuman. Hindari makan makanan yang terlalu banyak mengandung tiramin dan hindari minum minuman beralkohol. Perbanyak minum air putih.
5. Pada beberapa tulisan terbaru, dikatakan akupunktur bisa membantu mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh migrain.
6. Yang terpenting, bila anda seorang penderita migrain, cobalah kenali aura anda, dan segera beristirahat dan banyak minum air putih bila timbul aura.

Bila sakit kepala memang tidak tertahankan, dan sampai mengganggu kegiatan sehari-hari, maka mungkin anda perlu mengunjungi dokter dan mengkonsumsi obat-obatan. Biasanya dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit (analgesik)dan obat-obatan golongan ergotamin. Ada beberapa golongan obat lain yang mungkin juga dipakai. Tapi ini membutuhkan konsultasi, karena tiap penderita mungkin membutuhkan obat-obatan yang cocok untuk mengatasi serangan migrain ini. Salam...^^

Do you want to know who you are? Don't ask. Act! Action will delineate and define you. (Thomas Jefferson)

19 Maret 2009

Alternatif Bagi Penderita Asma

Pernahkah anda mendengar metode Buteyko?? Ya mungkin bagi sebagian penderita asma, beberapa sudah ada yang mendengar tentang metode Buteyko ini. Apa sih metode Buteyko itu?? Buat yang belum tau, metode Buteyko yang disebut juga Buteyko Breathing Technique, merupakan suatu metode pengaturan pernafasan untuk mengatasi suatu sindrom, yang disebut sindrom hiperventilasi kronik (Nah lo, istilah baru lagi??!! ^^).

Oke, mari coba saya jelaskan beberapa teori Buteyko disini. Sesungguhnya teori Buteyko menyebutkan bahwa kebiasaan overbreathing (bernafas berlebihan) yang sering disebut sebagai hiperventilasi, dapat menyebabkan berbagai gangguan. Menurut Alm. Profesor Konstantin Buteyko, seorang profesor rusia, kita membutuhkan CO2 dalam konsentrasi tertentu (yakni sekitar 6,5%). Sayangnya, dalam udara bebas CO2 di udara sangat sedikit (hanya 0,03%). Nah, kondisi hiperventilasi justru akan mengurangi kadar CO2 dalam tubuh kita.. Dalam pengertian mudahnya, tubuh menjadi kekurangan CO2.

Lho lalu hubungan CO2 dengan penyakit bagaimana? Menurut Prof. Buteyko, CO2 memiliki banyak kegunaan, yang bila kurang, tentunya berefek merugikan. Dalam pembuluh darah sendiri, pertukaran O2-CO2 pasti ditentukan oleh sedikit banyaknya CO2. Semakin sedikit CO2, justru oksigen yang bertukar juga akan semakin sedikit. Selain itu, saluran pernafasan akan menguncup untuk mempertahankan CO2 dalam darah. Ini lah yang akhirnya dapat mencetuskan asma. Bahkan, efek lainnya juga bisa sampai mempengaruhi sistem saraf, jantung, sistem keseimbangan asam-basa, dan saluran pencernaan. Jadi ingat, CO2 tetap dibutuhkan dalam jumlah tertentu.

Sesungguhnya banyak orang tidak menyadari bahwa mereka bernafas berlebihan. Lalu, kenapa sih kita bisa sampai bernafas berlebihan?? Biasanya karena lingkungan yang pengap, penuh asap rokok (termasuk para perokok), debu, dan stres juga memicu hiperventilasi. Bahkan, menurut penelitian, kebiasaan makan yang terlalu banyak, tidur terlalu lama, serta kurang olahraga dapat mencetuskan hiperventilasi.

Atas semua dasar itu, Buteyko menerapkan prinsip shallow breathing (nafas pendek-pendek) untuk mengobati atau mencegah serangan sindrom hiperventilasi, termasuk asma. Tiga prinsip utama metode ini adalah mengurangi laju pernafasan, pernafasan melalui hidung, dan relaksasi. Selain itu, Prof Buteyko juga memperkenalkan suatu metode Control Pause (CP) untuk mendeteksi status kondisi asma. Caranya cukup sederhana, dan anda bisa melakukannya sendiri. Cukup siapkan kursi yang nyaman (untuk duduk dengan tegak dan nyaman), dan sebuah stop watch (atau jam berdetik).
1. Duduk, relaks, dan bernafaslah teratur melalui hidung saja (tutup mulut anda), dan reguler, selama 30 detik atau lebih.
2. Ambil nafas biasa melalui hidung, lalu hembuskan biasa (ingat nafas biasa!).
3. Tutup perlahan hidung anda dengan ibujari dan jari telunjuk, lalu mulai jalankan stopwatch, atau perhatikan jam.
4. Tahan terus, sampai anda merasakan kebutuhan akan bernafas, lalu buka hidung anda, dan bernafas kembali melalui hidung.
5. Lihat waktu yang ada. Itu adalah waktu CP. Bila kurang dari 10 detik, maka anda memiliki masalah kesehatan. Bila kurang dari 25 detik, maka anda memerlukan perhatian khusus. Bila 30-40 cukup memuaskan, dan bila lebih dari 60 detik berarti baik.

Metode Buteyko shallow breathing harus dipelajari terus-menerus agar kebiasaan bernafas yang benar, dapat dibentuk atau dikuasi secara sempurna. Sayangnya di Indonesia, tampaknya metode ini kurang begitu dikenal. Padahal disebutkan bahwa metode ini cukup efektif mengendalikan serangan asma, COPD (penyakit paru obstruktif kronik-PPOK), sleep apnea, mendengkur, serangan panik, dan serangan cemas (ansietas). Bahkan British Guideline on the Management of Asthma 2008 menyebutkan bahwa metode ini dapat diterapkan untuk membantu pengendalian asma.

Harap diingat, "Buteyko therapy is a simple education programme which does not affect conventional asthma management. Patients are actively encouraged to take medication in accordance with current asthma management practices"-Jadi pengobatan medikamentosa jangan langsung dihentikan lalu digantikan dengan metode ini. Metode ini ingin mencoba membantu mengendalikan, sehingga terapi obat-obatan mungkin secara bertahap bisa dikurangi. ^^'

Sumber:
1. http://en.wikipedia.org/wiki/Buteyko_method
2. http://www.buteyko.co.uk/buteyko-theory.htm
3. http://members.westnet.com.au/pkolb/but_bov.htm
4. http://members.westnet.com.au/pkolb/doctors.htm


Gambar: http://www.pennhealth.com/health_info/images/19368.jpg

18 Maret 2009

Vaksinasi Model Baru

Bagi anda yang ingin menjalani vaksinasi dan takut jarum suntik, ada kabar gembira datang dari Northwestern University Feinberg School of Medicine. Para peneliti di sana telah berhasil menemukan vaksinasi oral menggunakan probiotik (istilah yang mungkin tidak asing lagi bagi para pembaca sekalian...). Probiotik memang sudah terkenal sebagai bakteri baik yang terkandung dalam yoghurt atau keju.

Nah, Profesor dan peneliti utama, Mansour Mohamadzadeh, menyatakan bahwa vaksin di masukkan ke dalam probiotik, dan kemudian di minum biasa (seperti halnya mengkonsumsi yoghurt). Dengan begini, bakteri akan berkoloni di usus halus, dan kemudian memproduksi atau mengeluarkan vaksinasi yang sudah dimasukkan tadi. Dengan cara ini, menurut Mansour Mohamadzadeh, kita akan mendapatkan respon imun yang lebih besar daripada melalui suntikan.

Prof. Mansour Mohamadzadeh telah melakukan penelitian preklinik pada mencit. Ia memberikan vaksinasi anthraks oral pada mencit, dan kemudian memberikan paparan terhadap bakteri anthraks. Hasilnya 80 persen mencit tetap sehat, dimana hasil ini sama dengan jumlah mencit yang hidup pasca pemberian vaksinasi suntikan.

Selain anthraks, rencananya akan dilakukan juga uji coba untuk vaksinasi oral HIV, hepatitis C, dan vaksinasi kanker multipel (untuk kanker payudara, usus besar, dan pankreas). Ini merupakan kemajuan yang patut ditunggu...

Pemberian vaksinasi suntikan tentunya memberikan rasa sakit, dan tidak nyaman, terutama bagi anak-anak. Selain itu efek pada kulit, berupa kemerahan, kadang sampai pembengkakan, diharapkan tidak terjadi bila vaksinasi diberikan melalui minuman (oral). Akan tetapi, tentunya penelitian ini masih harus ditelusuri lebih dalam. Pemberian melalui minuman, jelas beresiko terganggu dengan makanan dan minuman, termasuk kondisi di sepanjang saluran pencernaan, yang mungkin saja dapat mengganggu efektivitasnya.

Di balik itu semua, ini merupakan suatu kemajuan lagi dalam dunia kedokteran. Tindakan vaksinasi melalui minuman, diharapkan dapat mampu meningkatkan cakupan imunisasi dan orang tidak takut lagi untuk divaksinasi. Ingat mencegah itu lebih baik daripada mengobati ^^.

17 Maret 2009

Kampanye Dimulai PMI Siaga

Kemarin tanggal 16 Maret 2009, kampanye rapat umum resmi dimulai. Dalam kampanye ini, para partai politik dimungkinkan untuk mengerahkan massa dan mengumpulkan massa dalam jumlah besar. Tentunya keributan-keributan dalam kampanye sangat mungkin terjadi, bahkan dalam deklarasi kampanye damai kemarin di PRJ, salah satu partai sudah ribut-ribut dengan KPU (waduh hari pertama kok udah begitu ^^)

Dalam masa kampanye ini, berdasarkan keterangan pers PMI, PMI telah memobilisasi posko kesehatan dan ambulans untuk memberikan bantuan pertolongan pertama di tempat-tempat kampanye yang memobilisasi massa dalam jumlah besar.
“Posko kesehatan dan ambulans akan kami lakukan di lokasi-lokasi kampanye pemilu dan terutama yang diperkirakan akan berkumpul massa dalam jumlah besar,” kata Ketua Umum PMI Mar’ie Muhammad. Mar’ie Muhammad menambahkan, posko kesehatan dan ambulans ini dikerahkan sebagai sarana pertolongan pertama dan transportasi bagi mereka yang membutuhkan untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.

Posko kesehatan dan mobilisasi ambulans PMI dilakukan mulai tanggal 16 Maret sampai 5 April 2009. Masing-masing posko dilengkapi dengan 1 unit ambulans, peralatan pertolongan pertama, tandu, dan 2 personil relawan. Selain itu, PMI juga sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti rumah sakit, dan puskesmas.

Kita semua tentunya mengharapkan kampanye pemilu berlangsung aman, tanpa adanya bentrokan yang memakan korban. Namun, bila terjadi sesuatu, anda dapat menghubungi PMI call center untuk pemilu 2009 dengan nomor (021)-33 777 777 selama 24 jam.

Hingga saat ini PMI memiliki sekitar 56.000 relawan yang tersebar di Indonesia dengan kemampuan memberikan pertolongan pertama dan basic life support. Selain itu PMI juga mempunyai 180 tenaga medis dan paramedis yang tergabung dalam Tim Aksi Medis atau Medical Action Team (MAT) yang dapat memberikan emergensi darurat di lokasi bencana dan konflik.

Mari kita berkampanye dengan elegan dan damai.. Hentikan tindakan anarkis.. dan ciptakan Indonesia yang aman...

Gambar merupakan peta ambulans PMI seluruh Indonesia-sumber press release PMI.

16 Maret 2009

Ingin Punya Anak Laki-Laki atau Perempuan??

Bagi para pasangan suami istri yang baru menikah, dan/atau yang merencanakan memiliki anak, kadangkala timbul keinginan untuk memiliki anak laki-laki atau perempuan. "Saya inginnya anak pertama laki-laki dok, bagaimana ya??", itu mungkin sebuah contoh bagaimana masalah gender masih dominan dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Masalah ini juga ditanyakan oleh salah satu kawan saya (cepetan merit lo... hahahaha...^^), semoga tulisan ini dapat membantu.

Sesungguhnya penentuan jenis kelamin anak paling tepat hanya dapat dilakukan menggunakan IVF (In Vitro Fertilization) alias bayi tabung. Dengan metode itu, dapat dilakukan washing sperm (sperma di cuci) sehingga dapat dipisahkan mana sperma X dan mana sperma Y, yang pada akhirnya bisa menentukan jenis kelamin si anak.

Jenis kelamin ditentukan oleh kromosom seks, yakni XX atau XY. Bila ovum yang mengandung X bertemu dengan sperma X, maka tentunya keturunan yang dihasilkan adalah XX alias perempuan. Begitu pula dengan XY yang berarti berjenis kelamin laki-laki. Nah dari penejelasan di atas, maka ada dua tipe sel sperma. Yakni sel sperma X dan sperma Y. Kedua sel ini memiliki perbedaan, dimana sel sperma X bergerak lebih lambat, namun lebih tahan akan suasana asam, serta memiliki ketahanan hidup lebih besar daripada si sperma Y. Jadi ini bisa menjadi faktor penentu juga dalam jenis kelamin anak.

Dari sisi ibu, kondisi vagina normal adalah sangat asam, yakni memiliki tingkat keasaman (pH) 3,8 sampai 4,5. Namun, jangan ada juga perempuan tertentu yang secara genetis memiliki tingkat keasaman sedikit lebih basa. Untuk mengetahui tingkat keasaman vagina, banyak sekali alat2 penentu keasaman yang dijual di apotik, anda bisa mengetahuinya sendiri. Nah, karena memang sangat asam, maka sperma X jelas memiliki keuntungan lebih, dan pada akhirnya hal ini menjadi salah satu alasan kenapa di dunia lebih banyak perempuan daripada laki-laki....

Dari pembahasan di atas, mari kita sedikit berandai-andai.... Ovum dikeluarkan sekitar hari ke 14 siklus menstruasi (alias kurang lebih dua minggu sebelum menstruasi berikutnya). Nah, jadi jika anda ingin memiliki anak perempuan, maka ingat bahwa sperma X merupakan sperma yang tahan lama dan tahan asam. Sehingga anda dapat berhubungan sehari atau dua hari dari perkiraan tanggal keluarnya ovum. Harapannya, para sperma X dapat menunggu ovum satu hari, sedang para sperma Y sudah mati karena memang tidak bertahan lama.

Sebaliknya, sperma Y merupakan sperma yang berjalan cepat (ngebut...), maka bila anda ingin memiliki anak laki-laki, cobalah berhubungan pas pada saat perkiraan keluarnya ovum (ovulasi). Ditambah anda dapat mencoba mengurangi keasaman vagina... Caranya dengan melakukan foreplay, sehingga terjadi lubrikasi pada vagina yang harapannya akan mengurangi keasaman, sehingga memberi peluang pada sperma Y (tentunya, semakin banyak lubrikasi, harapannya semakin basa kondisi vagina).

Di luar itu, ada beberapa artikel tulisan yang menyarankan penggunaan bahan kimiawi dan makanan. Saya jelas tidak menganjurkan penggunaan bahan kimiawi untuk mempengaruhi pH vagina, karena penggunaan tersebut jelas dapat menyebabkan penyakit. Untuk masalah makanan, disebutkan makanan alkalis (basa) seperti asparagus, almond, kembang kol, brokoli, pepaya, kentang, apel, pisang, melon, dsb, bisa mengkoreksi keasaman. Sedangkan makanan asam seperti ayam, bebek, telur, jagung, ikan, sapi dsb, akan meningkatkan keasaman. Akan tetapi, anda jelas tidak akan dapat mengubah tingkat keasaman tubuh (lihat artikel saya sebelumnya), sehingga saya pun meragukan kemampuan makanan-makanan ini.

Akhir kata, ini semua hanya usaha untuk meningkatkan probabilitas (alias kemungkinan ^^). Pada akhirnya Yang Diatas juga lah yang menentukan. Seperti slogan KB, dua anak cukup, perempuan dan laki-laki sama saja. Jadi anak perempuan atau laki-laki, sayangilah mereka, karena mereka semua titipan TUHAN ^^

Gambar diambil dari: http://www.lambda.org/Gensymb-M_F.gif

07 Maret 2009

Hari Perempuan Sedunia

Tanggal 8 Maret besok, seluruh dunia merayakan Hari Perempuan Sedunia (International Women's Day). Kata 'emansipasi' tampaknya sangat kental melekat dengan perayaan ini. Lihat saja, sejarah membuktikan bahwa perlawanan para perempuan tanggal 8 Maret 1857 silam, akibat rendahnya upah dan gaji buruh perempuan, ternyata berimbas besar. Selanjutnya tanggal 8 Maret 1908, protes 15.000 perempuan di New York meminta jam kerja dikurangi, upah dinaikan, dan mereka meminta hak untuk memilih.

Di tahun 1911, Hari Perempuan Sedunia pertama kali dirayakan. Tapi saat itu masih dirayakan pada tanggal 19 Maret. Dua tahun kemudian (1913), akhirnya disepakati bahwa perayaan ini akan terus dirayakan setiap 8 Maret. Bahkan beberapa negara, seperti China, Armenia, Rusia, Azerbaijan, Belarus, Bulgaria, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Macedonia, Moldova, Mongolia, Tajikistan, Ukraine, Uzbekistan dan Vietnam, memperingati perayaan ini sebagai hari libur (di Indonesia kok ga libur ya?? hehehe).

Kini, di tahun 2009, gaung perayaan hari perempuan sedunia di Indonesia mungkin tidak begitu ketara. Malah kita mungkin bersedih hati karena masih banyak perlakuan yang tidak adil yang diterima oleh para perempuan. Dalam kaitannya dengan kesehatan, angka kematian ibu di Indonesia masih terus tinggi (gak tau deh, kapan turunnya ckckckck,...). Belum lagi masalah gizi ibu yang masih kurang di beberapa daerah. Dan kasus yang baru hangat-hangatnya adalah aborsi.

Angka kematian ibu yang masih tinggi merupakan masalah kompleks yang dihadapi bangsa ini. Apalagi program KB disebut-sebut kini kurang berhasil. Hal ini semuanya meningkatkan resiko bagi para perempuan. Perempuan yang hamil berkali-kali memiliki resiko lebih besar. Oleh karenanya program KB, "dua anak cukup" dulu, sebenarnya cukup beralasan. Selain untuk mengurangi jumlah pertambahan penduduk, juga pasti berperan mengurangi resiko kematian ibu akibat persalinan.

Gizi ibu juga harus diperhatikan. Ibu yang mengandung bukan hanya menanggung kebutuhan gizi dirinya, tapi juga anak yang dikandungnya. Perencanaan persalinan juga merupakan hal lain yang harus diperhatikan. Bila hamil, semua harus direncanakan, termasuk tempat bersalin, angkutan yang mengantar ibu ke tempat bersalin, sekaligus biaya persalinannya. Masih ingat suami SIAGA?? (suami siap antar jaga)

Aborsi ilegal merupakan keadaan yang menurut saya sangat merugikan perempuan, termasuk membahayakan perempuan. Maraknya aborsi ilegal akhir-akhir ini, membuka mata kita akan pentingnya penyadaran akan para remaja perempuan bahayanya seks pra-nikah. Ingat Aborsi selalu memiliki resiko yang berat, mulai dari infeksi rahim, gangguan reproduksi (alias mandul), perdarahan, sampai kematian.

Well, bagi para perempuan, selamat merayakan hari perempuan sedunia. Bangkitlah perempuan Indonesia!! Kalau ada pepatah, surga ada di telapak kaki ibu.. Maka para perempuan Indonesia, jadilah ibu-ibu yang baik, dan melahirkan generasi-generasi penerus bangsa. Emansipasi dan persamaan hak harus terus diperjuangkan!! (asal jangan hak akan korupsi yaa...:D)

Gambar IWD dari: http://www.internationalwomensday.com/images/iwd_5.gif

01 Maret 2009

Idiopathic Trombocytopenia Purpura - ITP

Trombosit, alias sel beku darah, saya kira bukan lagi istilah asing bagi anda semua para pembaca yang budiman (*budiman?? kayak apa aja hehehehe....). Trombosit memiliki fungsi penting dalam mencegah dan menghentikan perdarahan. Sel yang sangat kecil ini bisa anda anggap sebagai sumbat kecil (mikro) yang bertugas setiap kebocoran yang terjadi di pembuluh darah. Jumlah normal trombosit dalam tubuh adalah 150.000-400.000/mm-kubik. Dan bila jumlahnya di bawah itu, disebut sebagai trombositopenia.

ITP alias Idiopathic Trombocytopenia Purpura atau bahasa Indonesianya Purpura Trombositopenia Idiopatik merupakan suatu keadaan trombositopenia (kurangnya jumlah trombosit) yang bersifat idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) dan menyebabkan timbulnya manifestasi perdarahan (purpura). Seiring dengan kemajuan perkembangan, ITP ditengarai disebabkan oleh adanya antibodi anti-trombosit. Jadi antibodi ini merusak trombosit, sehingga terjadi pengrusakan trombosit dan menyebabkan jumlahnya menurun.

ITP merupakan penyebab trombositopenia pada anak yang paling sering, selain Leukemia. Disebutkan kejadiannya sekitar 5 dari 100.000 anak-anak. Kondisi ITP biasanya hanya diderita secara akut, artinya bahwa kondisi ITP akan terjadi paling lama 6 bulan, dan bila melebihi jangka waktu itu, disebut sebagai ITP kronik. Sebagian besar kasus ITP (75%) adalah kasus akut, dan akan sembuh sendiri (untungnya :D).

Gambaran klinis yang biasanya ditemui berupa adanya tanda perdarahan yang tiba-tiba muncul pada anak yang sehat. Misalnya, bintik-bintik perdarahan (seperti digigit nyamuk), lebam kebiruan, mimisan, sampai yang paling berat adalah perdarahan di otak. Untungnya, manifestasi perdarahan yang berat, seperti mimisan, dan perdarahan otak, jarang sekali ditemui.

Pada pemeriksaan darah, hanya ditemui trombositopenia, yang jumlahnya bisa mencapai 20.000/mm-kubik dan bahkan bisa lebih rendah. Namun jumlah ini biasanya hanya bertahan 1-2 minggu dan berangsur-angsur naik, seiring hilangnya antibodi anti-trombosit tersebut. Kenaikan jumlah trombosit, tentunya, diiringi dengan hilangnya tanda-tanda perdarahan, dan dalam waktu maks 6 bulan, ITP akut akan sembuh sempurna.

ITP kronik, per definisi adalah ITP yang berlangsung lebih dari 6 bulan. Untungnya, sebagian besar kondisi ini juga bersifat jinak (jumlah trombosit makin lama meningkat) dan sembuh sempurna, meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama.

Memang terdapat beberapa pengobatan untuk kasus ITP. Meski demikian, sebagian besar kasus tidak membutuhkan adanya pengobatan (karena bisa sembuh sempurna). Konsultasikan dengan dokter anda, apabila anda menemui gejala-gejala perdarahan pada anak anda. Ingat, perdarahan dapat terjadi karena berbagai sebab, tidak semata-mata hanya karena trombositopenia. Salam Sehat... ^^

Gambar diambil dari http://www.nhlbi.nih.gov/health/dci/images/itp_photo.jpg

27 Februari 2009

Tinea Pedis - Jamur di Kaki

Anda memiliki keluhan gatal-gatal di sela2 jari kaki atau di telapak... Mungkin itu merupakan suatu tanda dari tinea pedis alias jamuran. Penyakit ini merupakan suatu bentuk infeksi jamur jenis Epidermophyton, Trichophyton, Microsporum, dan C. albicans di kaki. Dan ingat, infeksi jamur sangat bisa menular.

Jamur senang tumbuh pada tempat-tempat yang lembab. Kaki kita merupakan salah satu tempat yang lembab, apalagi kalau kita sering memakai sepatu tertutup yang panas dalam jangka waktu lama. Mudah sebenarnya mendiagnosis jamur di kaki. Anda atau dokter anda akan dapat melihat bentuk kelainan kulit mulai dari kemerahan (eritema), erosi kulit dan skuama (kulit mengelupas), atau hiperkeratotik (terjadi penebalan), sampai kadang bisa membentuk saluran (fissura) bahkan pada kasus yang lebih jarang vesikel atau pustula (bentol2 berisi cairan).

Pengobatan kondisi ini pun tidak sulit. Banyak tersedia berbagai salep anti jamur dan dijual secara bebas. Dokter pun pada umumnya akan meresepkan salep anti jamur untuk dioleskan di tempat jamur tersebut. Ingat, pengolesan salep sebaiknya setelah mandi, dan dalam kondisi kaki yang kering, sehingga salep dapat menempel dengan baik di kulit..

Pencegahan penyakit ini sangat mudah, beberapa tips untuk anda:
1. Gunakan sepatu dan sandal yang nyaman, dan usahakan menggunakan kaos kaki yang menyerap keringat. Sehingga kaki anda tidak berkeringat.
2. Sehabis mandi, keringkan daerah kaki secara seksama (seringkali karena buru2 daerah kaki tidak di keringkan ^^).
3. Hati-hati dalam pinjam-meminjam kaos kaki dan sepatu. Ingat bahwa penyakit ini mudah menular dengan cepat.
4. Usahakan mencuci kaos kaki setiap hari, atau bila hendak digunakan kembali, jemur di bawah sinar matahari agar kaos kaki berada dalam kondisi kering dan tidak lembab.

Semoga bermanfaat...^^

Gambar diambil dari http://www.mupeg.com/images/Dermatology/info/tineapedis.jpg
page counter
Free Web Counter



Powered by  MyPagerank.Net
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Blog Flux Directory Yuk.Ngeblog.web.id blogarama - the blog directory Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Blog Search Engine Add to Technorati Favorites