Indonesia Sehat

Grab this Headline Animator

Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penyakit. Tampilkan semua postingan

21 September 2010

Berak Hitam

Proses buang air besar atau BAB, merupakan proses alamiah mengeluarkan isi yang ada dalam saluran cerna kita. Sebagian besar dari kita mungkin tidak memperhatikan apa yang kita keluarkan saat BAB. Padahal sesungguhnya feses yang kita keluarkan sedikit banyak menggambarkan sehat tidaknya usus kita.

Nah, dalam kesempatan kali ini (setelah beberapa bulan ga nulis, maaf ya para pembaca :D ^^) saya mencoba melemaskan jari2 saya untuk mengetik beberapa hal tentang BAB hitam alias melena (bacanya melena, dengan e seperti pada kata "enak")

Hitam pada feses (coba bayangkan... yang ngambang di kali itu hitam bukan kuning... *ingat,, jangan dibayangkan sambil makan hahaha :D) menandakan adanya perdarahan pada saluran cerna bagian atas (SCBA). Proses penghitaman biasanya terjadi karena darah tersebut mengalami oksidasi dan perubahan warna akibat kondisi asam yang terdapat pada SCBA. Hal ini biasanya dipakai oleh dokter untuk membedakan, apakah perdarahan terjadi pada SCBA atau sal cerna bagian bawah.

Adanya perdarahan pada SCBA pastinya merupakan suatu kondisi yang harus ditangani segera. Tukak atau luka pada lambung maupun usus 12 jari seringkali mendasari kondisi ini. Dan penyakit yang menyebabkannya harus segera diatasi. Well,, segera ke rumah sakit bila memang anda mengalami BAB hitam, apalagi sudah disertai muntah darah...

Beberapa kasus BAB hitam yang pernah saya jumpai seringkali datang dalam kondisi yang sangat terlambat.. Mereka sebagian besar datang dengan kadar Hb.. Oleh karena itu,, saranya saat BAB cobalah memperhatikan apa yang anda buang. Perhatikan adanya perubahan BAB dan segeralah mencari pertolongan bila terjadi BAB hitam. Jadi kalo BAB jangan cuma sambil baca koran ya hehehe...

Satu pengalaman lucu ketika saya sedang menganamnesis seorang pasien: "Mbah,, beraknya warna apa?? beraknya hitam ga??" Si pasien menjawab "Mboten dok, wong kulo mboten ngujuk kopi" (Ga dok, kan saya ga minum kopi...) dhueenkks...*.*... hahaha... well.. Salam sehat..:D

07 Maret 2010

Biang Keringat

Miliaria atau biang keringat, atau sering juga disebut keringat buntet pasti sering kita jumpai. Ya tentu saja, Indonesia yang punya suhu rata-rata di atas 30 derajat selsius, pasti sering menyebabkan kulit kita berkeringat. Ini merupakan refleks tubuh otomatis terhadap suhu udara. Apabila pori-pori kelenjar keringat di tubuh tersumbat, seringkali karena bakteri yang ada di kulit, maka akan muncul suatu peradangan akibat tersumbatnya keringat. Hal ini ditandai dengan kulit yang memerah, dan gatal. Bahkan tidak jarang, menimbulkan infeksi sekunder akibat digaruk-garuk dan kebersihan yang kurang.

Semua orang bisa terkena biang keringat ini. Tapi bayi dan anak-anak tampaknya lebih sering terkena. Hal ini mungkin karena proses berkeringat pada bayi belum begitu sempurna, dan anak-anak tentunya lebih aktif bermain. Kondisi ini juga, bila tidak dicegah, akan timbul berulang-ulang.

Nah, dengan memahami sedikit mengenai biang keringat ini, lalu bagaimana mengatasinya??
1. Jaga kenyamanan udara disekitar kita. Terutama di sekitar bayi dan anak-anak.
2. Jagalah kebersihan kulit.
3. Bila memang mudah berkeringat, maka gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat. Bila baju sudah sangat basah, maka ganti dan usap tempat yang berkeringat. Keringkan lalu ganti baju dengan yang kering.
4. Berikan bedak, terutama yang mendinginkan. Hati-hati jangan berikan bedak saat berkeringat, karena akan semakin menyumbat pengeluaran keringat.
5. Lotion dan baby oil, boleh diberikan. Namun sekali lagi, berikan secara rasional. Jangan dioles terus-menerus, karena bisa berpotensi menyumbat pori-pori juga.

Salam...:D

16 Januari 2010

Klavus si mata ikan

Bicara tentang mata ikan, saya yakin banyak dari kita pernah mengalaminya (saya juga pernah hohoho....). Berawal dari hobi bermain bola 'tarkam' (alias antar kampung :D) yang biasanya tanpa menggunakan alas kaki, atau hanya menggunakan sendal jepit, alhasil telapak kaki menjadi kapalan. Kapalan itu merupakan kondisi penebalan keratin (gampangnya lapisan terluar kulit) atau yang disebut hiperkeratosis. Kondisi ini terjadi karena gesekan-gesekan kronis, dan biasanya setelah 'pensiun gantung sepatu' (meski ga pake sepatu hahahaha :P) dari pertandingan 'tarkam', kaki saya kembali mulus hehehe..

Bisa terjadi juga hiperkeratosis tersebut tumbuh dan menusuk ke dalam. Akibatnya di luar terasa penonjolan, tapi bila ditekan (atau tertekan), akan terasa sakit. Ini yang disebut sebagai klavus atau mata ikan. Bahasa latin clavus sendiri berarti paku. Jadi bagaikan paku, klavus itu menusuk ke dalam dan pasti menimbulkan rasa sakit.

Karena pada prinsipnya adalah hiperkeratosis, maka ada beberapa dokter yang kemudian meresepkan keratolitik. Tugasnya adalah melepas atau membuang (me'lisis'kan) lapisan-lapisan keratin). Namun, pengobatan dengan cara ini sangat lama dan kadang dirasa gagal karena keratin tersebut sebetulnya tumbuh ke dalam (jadi obatnya susah mencapai ke dalam). Maka dari itu eksisi alias pembedahan minor merupakan terapi terpilih untuk si 'mata ikan' ini.

Klavus ini bisa dihindari dengan cara menghindari gesekan-gesekan kronik pada kulit. Atau bila anda seorang pemain sepak bola, atau SPG yang harus berdiri di atas sepatu hak tinggi berjam-jam setiap hari, atau entah pekerjaan apa yang menyebabkan kaki tergesek-gesek (apaa siihh???), maka:
1. Usahakan menggunakan kaos kaki yang cukup tebal namun nyaman dipakai. Ini gunanya untuk mengurangi gesekan langsung antara sepatu dan kulit. Lihat aja kaos kakinya pemain bola, tebal kan??
2. Gunakan sepatu atau sendal atau alas kaki yang nyaman. Jangan pake nomor yang kekecilan, terutama yang suka minjem sepatu hehehhee :P.
3. Jaga kebersihan kaki, basuh dan cuci serta usap kaki saat mandi.

Well,, selamat menggunakan kaki anda.. hehehe :D
(gambar diambil dari http://www.foot-care.org/foot-corns-calluses.php)

15 Januari 2010

Mengenal Osteoporosis

Masyarakat Indonesia sepertinya telah banyak mendengar tentang kata 'Osteoporosis'. Sudah banyak juga iklan dan kampanye, plus berbagai seminar dan ceramah, tentang penyakit ini. Tulisan ini saya buat intinya untuk membantu meluruskan beberapa hal tentang penyakit ini. Ada suatu pemahaman di masyarakat bahwa penyakit ini ditandai dengan tulang yang berbunyi (kayak di iklan tuh... menari terus 'kreek' :p) dan akibatnya penderita tidak mampu bergerak lagi. Pemahaman lainnya adalah bahwa penyakit ini semata-mata disebabkan karena konsumsi kalsium yang kurang,, dan akibatnya orang jadi berlomba-lomba untuk mengkonsumsi susu tinggi kalsium.

Osteoporosis pada prinsipnya merupakan penyakit penurunan massa tulang. Akibatnya tulang menajdi rapuh dan mudah patah. Penyakit ini merupakan penyakit degeneratif, maksudnya, umunya terjadi akibat penambahan usia. Memang ada lagi faktor resiko lain yang menyebabkan osteoporosis, antara lain: jenis kelamin perempuan, merokok, minuman ber-alkohol, asupan kalsium yang rendah, riwayat trauma atau jatuh berulang, aktivitas fisik yang rendah, serta konsumsi obat-obatan tertentu (antara lain golongan glukokortikoid).

Untuk memahami penyakit ini, kita harus memahami sedikit tentang remodelling tulang. Proses remodeling ini sangat penting bagi tulang. Prinsip remodeling selalu berhubungan dengan resorbsi dan formasi alias pembentukan. Tiap tulang pasti mengalami resorbsi yang dilanjutkan dengan pembentukan kembali, sehingga terus-menerus mempertahankan bentuk dan kekuatan tulangnya alias massa tulang.

Massa tulang terus-menerus di'pupuk' saat masa pubertas sampai mencapai puncak pada awal usia dewasa. Masa-masa inilah yang merupakan masa yang menentukan. Karena setelah masa 'kritis' ini, puncak massa tulang tidak akan bertambah dan selanjutnya cenderung menurun sesuai usia. Jadi puncak massa tulang yang tinggi, tentunya akan lebih baik daripada puncak massa tulang yang rendah. Saat-saat ini pulalah, asupan nutrisi sangat berperan, dalam kaitannya dengan osteoporosis, kalsium dan vitamin D merupakan dua nutrisi yang utama (meskipun kadar kalori, protein, mineral lain misalnya magnesium, juga berperan lhoo ^^).

Aktivitas fisik yang cukup juga sangat membantu. Tulang yang banyak mengalami kerusakan mikro akibat pergerakan (mikro lhoo, bukan trauma hebat yang sampe patah!!) cenderung menjadi lebih kuat karena adanya proses remodeling saat pubertas.

Lalu bagaimana gejala osteoporosis?? Secara kasat mata tidak ada. Lalu tentang masalah orang menari dan bunyi 'kreeek', biasanya yang berbunyi itu adalah sendi dan bukan tulang. Kecuali tulang itu patah dan menimbulkan sendi yang bukan pada tempatnya. Itulah mengapa tidak banyak orang yang tediagnosis osteoporosis, dan sebagian besar terdiagnosis akibat adanya patah tulang. Ya, patah tulang sering terjadi pada penderita osteoporosis. Dan patah tulang ini tidak memerlukan tenaga besar, jadi trauma kecil saja bisa menyebabkan patah tulang akibat massa tulang yang berkurang.

So gimana caranya mendiagnosis osteoporosis?? Kategori diagnosis WHO menyebutkan bahwa osteoporosis adalah kondisi dimana densitas massa tulang seseorang berada pada 2,5 SD dibawah rata-rata. Jadi, cara diagnosisnya harus dengan pengukuran massa tulang. Pemeriksaan BMD (Bone Mass Density) bisa dilakukan menggunakan pemeriksaan X-ray ataupun CT-scan. Pemeriksaan lain yang biasa dilakukan antara lain kadar kalsium, dan bahkan (dulu) biopsi tulang.

Jadi apa yang harus kita lakukan??
1. Asupan kalsium. Direkomendasikan pada saat pubertas dan dewasa muda (dimana puncak massa tulang berada), asupannya mencapai 1300 mg/hari. Sedangkan setelahnya kira-kira 1000-1200 mg/hari.
2. Aktivitas fisik tetap harus dilakukan. Bagi anda para muda-mudi,, olahraga lah!! Tapi bagi mereka yang telah berusia 50 tahun ke atas,, olahraga ringan perlu dilakukan tapi hindari trauma fisik. Ingat, usia 50 tahun ke atas tulang cenderung lebih rapuh!!
3. Jangan merokok!! (yang ini ga usah dijelasin juga udah pada tau hehehehe :P)
4. Hati-hati pada penggunaan obat-obatan glukokortikoid dalam jangka panjang.

Well, seperti kata iklan yang banyak beredar,, mari kita lawan OSTEOPOROSIS!!! ^^

08 Desember 2009

Atherosklerosis, si 'bisul' dalam pembuluh darah

Pernahkah anda mendengar istilah 'atherosklerosis'?? Jawabannya mungkin bisa bervariasi,, tapi bagi anda yang pernah mengalami penyakit jantung atau stroke, sepertinya istilah ini tidak asing lagi. Yap, atherosklerosis merupakan penyebab yang mendasari terjadinya dua penyakit tersebut. Cukup mengerikan, karena penyakit jantung merupakan penyakit pembunuh no.1 di seluruh dunia, dan semua itu terjadi hanya karena si 'atherosklerosis'.

Bila diartikan secara bahasa, atherosklerosis berarti kekakuan pembuluh darah. Hmm, bingung kenapa pembuluh darah bisa kaku?? Nah, saya coba ganti dengan istilah 'bisul' di pembuluh darah. Bukan bisul beneran yang ada dikulit, tapi bisa anda bayangkan seperti itu. Istilah ini saya dapatkan dari salah satu dr. SpJP di RS Harapan Kita (terima kasih dok atas transfer ilmunya...^^).

Well ya mari kita lihat sedikit tentang terjadinya si 'bisul' ini, eh maksudnya si atherosklerosis ini. Atherosklerosis terjadi saat plak atau si 'bisul' mulai terbentuk di dinding dalam pembuluh darah. Plak ini terjadi akibat penumpukan lemak yang memasuki dinding dalam pembuluh darah yang mengalami gangguan disfungsi. Akibatnya sedikit demi sedikit tumpukan lemak-lemak kecil akan masuk dan dikenali oleh tubuh sebagai suatu benda asing (iya, soalnya tu lemak nyasar,, harusnya ga boleh ada di situ). Lemak-lemak tersebut akan dicerna oleh 'petugas keamanan' tubuh kita dan pada akhirnya akan menghasilkan sel-sel busa (foam cell). Di sebut sel busa, karena sel tersebut berisikan lemak (yang tadi dimakan). Lama-kelamaan kondisi ini terus menerus menumpuk, dan bagaikan istilah 'lama-lama menjadi bukit', bisul alias plak pun terbentuk di dalam pembuluh darah.

Di saat inilah, pembuluh darah menjadi kaku yang disebut 'atherosklerosis'. Bisul alias plak tersebut akan terus membesar, dan bisa menutupi aliran darah yang akan lewat. Yang lebih berbahaya lagi, bisul ini (seperti halnya bisul di pantat ^^), bisa juga pecah. Pecahnya plak atherosklerosis ini lah yang seketika menyumbat aliran darah, dan yak terjadilah serangan jantung dan stroke seketika.

Cukup pusing?? jangan pusing.. Saya justru mengajak anda agar mengenali faktor resikonya. Ada faktor-faktor resiko yang tidak dapat diubah, misalnya genetik (keturunan), umur yang bertambah, dan jenis kelamin (menurut beberapa sumber, jenis kelamin pria lebih banyak daripada perempuan... hmm,,). Tapi yang lebih penting adalah faktor resiko yang dapat dimodifikasi alias bisa kita hindari:
1. Makanan berlemak. Ya, karena inti dari plak merupakan timbunan lemak, maka hindari makan-makanan berlemak tinggi. Lemak sendiri masih kita perlukan, jadi jangan langsung semata-mata menstop asupan lemak. Ingat, tidak semua lemak itu berbahaya bagi tubuh.
2. Merokok.. nah, ini sih setiap iklan rokok udah ditulis 'merokok dapat menyebabkan gangguan jantung..... dll dll dll bla bla bla. Meski cuman 5 detik (mungkin kurang hahaha), tapi jangan anggap remeh. Ini serius lho..
3. Hipertensi alias tekanan darah tinggi. Disebutkan, tekanan yang tinggi justru dapat merusak dinding dalam pembuluh darah, dan mempermudah si lemak tadi masuk dan menumpuk.
4. Kurangnya aktivitas fisik dan kegemukan.
5. Kencing Manis.

Well, kondisi plak ini perlahan-lahan tanpa kita sadari terus terjadi dalam tubuh kita. Tinggal bagaimana kita sendiri menghindari faktor-faktor resikonya...^^

06 November 2009

Malaria, Takut atau Waspada?

Apa yang menjadi pemikiran anda ketika anda ditugaskan ke daerah timur Indonesia seperti Papua?? Yap, salah satunya pasti mengenai penyakit yang emang terkenal, Malaria. Masalah ini juga sempat ditanyakan kepada saya ketika saya akan berangkat bertugas di Papua.

Banyak orang, termasuk juga dokter, merasa takut akan penyakit yang satu ini. Menurut data Profil Kesehatan Indonesia tahun 2005, AMI (Annual Malaria Incidence) tertinggi ada di Papua (208,82) diikuti NTT (100,49). Malaria memang terus-menerus menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia, terutama Indonesia bagian timur.

Penyakit malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit yang masuk ke dalam darah. Parasit Plasmodium tersebut, masuk melalui gigitan nyamuk dan kemudian berkembang biak dalam tubuh manusia. Nyamuk penggigit yang dapat menularkan malaria ada berbagai jenis, antara lain jenis Cullex dan Anopheles. Karateristiknya nyamuk-nyamuk tersebut biasa menggigit di sore sampai malam hari dan mereka berkembang biak di daerah-daerah berawa dan air-air tergenang.

Gejala-gejala malaria yang muncul antara lain:
1. Demam naik tinggi menggigil yang kemudian segera turun disertai keringat. Siklus demam ini berulang sesuai dengan karakteristik parasit yang masuk.
2. Muntah.
3. Diare.
4. Nyeri kepala dan persendian.
5. Pada malaria berat bahkan bisa menyebabkan penurunan kesadaran, sampai koma.

Lalu, apakah kita harus takut terhadap malaria??Mungkin yang lebih tepat adalah waspada. Setelah mengerti bagaimana penularan malaria, maka ada beberapa hal yang bisa kita persiapkan bila akan mengunjungi daerah endemis malaria:
1. Pelajari dengan baik daerah yang akan kita kunjungi.
2. Bersihkan daerah tempat tinggal kita dari tempat-tempat berkembang biaknya nyamuk, serta pasang kawat nyamuk.
3. Hindari gigitan nyamuk, baik menggunakan obat nyamuk maupun repellent.
4. Tidurlah menggunakan kelambu (panas sih emang^^, tapi daripada kena gigigtan nyamuk hehehe).
5. Minum obat profilaksis malaria (pencegahan).
6. Segera periksa ke tempat-tempat seperti RS atau Puskesmas apabila anda curiga anda terinfeksi malaria.

The good physician treats the disease; the great physician treats the patient who has the disease. (William Osler)

27 Oktober 2009

MIgrain, Si Sakit Kepala Sebelah

Pada sebuah kesempatan, seorang eks-mud (eksekutif muda, red*) yang bekerja di sebuah bank swasta, berbincang dan berkonsultasi dengan saya. Ia mengeluhkan sakit kepala sebelah, yang sering disebut dengan migrain. "Saya sering tuh sakit kepala sebelah, dan kalo udah sakit, bisa betul2 sakit, nyut-nyutan, dan kerjaan jadi gak bisa konsentrasi".

Cerita tersebut mungkin juga merupakan cerita dan keluhan anda juga. Penyakit ini seringkali ditemukan pada remaja dan kaum dewasa muda (kayak eks-mud yang saya ceritakan tadi^^). Sakit kepala sebelah (yang dalam bahasa kedokteran disebut unilateral), bisa sakit berdenyut atau kadang seperti tertekan, dan berlangsung biasanya beberapa jam sampai beberapa hari (biasa 2 sampai 48 atau 72 jam), merupakan gejala khas dari migrain. Keluhan ini bila sangat berat bisa sampai disertai mual dan muntah.

Pada penderita migrain yang sudah lama, mereka biasanya mengenali tanda-tanda akan datangnya serangan migrain, yakni yang sering disebut "aura" (tentunya bukan Aura Kasih, hehehe...). Akan tetapi tidak semua migrain disertai dengan aura. "Aura" atau tanda-tanda yang mengawali serangan migrain, yang paling sering ditemukan adalah perubahan dalam hal pandangan. Dua yang tersering adalah adanya suatu kilatan cahaya dan adanya suatu bintik atau kehitaman dalam pandangan kita yang menyebabkan pandangan kabur. Aura lain yang mungkin muncul bisa berupa rasa kesemutan, halusinasi, bahkan gangguan pengecapan.

Secara singkat, migrain terjadi akibat pelebaran pembuluh darah dan pelepasan hormon-hormon tertentu yang memicu timbulnya rasa sakit di kepala. Faktor-faktor yang memicu timbulnya migrain antara lain stres, kurang tidur, kelelahan, menstruasi, terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol dan kafein, makanan tertentu yang mengandung tiramin (seperti keju, kedelai, dll), obat-obatan hormonal (seperti pil kontrasepsi), dsb.

Aura dan faktor pemicu ini menjadi kunci penting untuk mencegah dan meminimalisir serangan migrain. Sebelum anda mengkonsumsi obat-obatan, ada beberapa saran untuk mengatasi migrain, antara lain:
1. Hindari stres dan tekanan pekerjaan yang berlebihan.
2. Cobalah untuk berolahraga rutin.
3. Tidur cukup.
4. Perhatikan konsumsi makanan dan minuman. Hindari makan makanan yang terlalu banyak mengandung tiramin dan hindari minum minuman beralkohol. Perbanyak minum air putih.
5. Pada beberapa tulisan terbaru, dikatakan akupunktur bisa membantu mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan oleh migrain.
6. Yang terpenting, bila anda seorang penderita migrain, cobalah kenali aura anda, dan segera beristirahat dan banyak minum air putih bila timbul aura.

Bila sakit kepala memang tidak tertahankan, dan sampai mengganggu kegiatan sehari-hari, maka mungkin anda perlu mengunjungi dokter dan mengkonsumsi obat-obatan. Biasanya dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit (analgesik)dan obat-obatan golongan ergotamin. Ada beberapa golongan obat lain yang mungkin juga dipakai. Tapi ini membutuhkan konsultasi, karena tiap penderita mungkin membutuhkan obat-obatan yang cocok untuk mengatasi serangan migrain ini. Salam...^^

Do you want to know who you are? Don't ask. Act! Action will delineate and define you. (Thomas Jefferson)

01 Maret 2009

Idiopathic Trombocytopenia Purpura - ITP

Trombosit, alias sel beku darah, saya kira bukan lagi istilah asing bagi anda semua para pembaca yang budiman (*budiman?? kayak apa aja hehehehe....). Trombosit memiliki fungsi penting dalam mencegah dan menghentikan perdarahan. Sel yang sangat kecil ini bisa anda anggap sebagai sumbat kecil (mikro) yang bertugas setiap kebocoran yang terjadi di pembuluh darah. Jumlah normal trombosit dalam tubuh adalah 150.000-400.000/mm-kubik. Dan bila jumlahnya di bawah itu, disebut sebagai trombositopenia.

ITP alias Idiopathic Trombocytopenia Purpura atau bahasa Indonesianya Purpura Trombositopenia Idiopatik merupakan suatu keadaan trombositopenia (kurangnya jumlah trombosit) yang bersifat idiopatik (tidak diketahui penyebabnya) dan menyebabkan timbulnya manifestasi perdarahan (purpura). Seiring dengan kemajuan perkembangan, ITP ditengarai disebabkan oleh adanya antibodi anti-trombosit. Jadi antibodi ini merusak trombosit, sehingga terjadi pengrusakan trombosit dan menyebabkan jumlahnya menurun.

ITP merupakan penyebab trombositopenia pada anak yang paling sering, selain Leukemia. Disebutkan kejadiannya sekitar 5 dari 100.000 anak-anak. Kondisi ITP biasanya hanya diderita secara akut, artinya bahwa kondisi ITP akan terjadi paling lama 6 bulan, dan bila melebihi jangka waktu itu, disebut sebagai ITP kronik. Sebagian besar kasus ITP (75%) adalah kasus akut, dan akan sembuh sendiri (untungnya :D).

Gambaran klinis yang biasanya ditemui berupa adanya tanda perdarahan yang tiba-tiba muncul pada anak yang sehat. Misalnya, bintik-bintik perdarahan (seperti digigit nyamuk), lebam kebiruan, mimisan, sampai yang paling berat adalah perdarahan di otak. Untungnya, manifestasi perdarahan yang berat, seperti mimisan, dan perdarahan otak, jarang sekali ditemui.

Pada pemeriksaan darah, hanya ditemui trombositopenia, yang jumlahnya bisa mencapai 20.000/mm-kubik dan bahkan bisa lebih rendah. Namun jumlah ini biasanya hanya bertahan 1-2 minggu dan berangsur-angsur naik, seiring hilangnya antibodi anti-trombosit tersebut. Kenaikan jumlah trombosit, tentunya, diiringi dengan hilangnya tanda-tanda perdarahan, dan dalam waktu maks 6 bulan, ITP akut akan sembuh sempurna.

ITP kronik, per definisi adalah ITP yang berlangsung lebih dari 6 bulan. Untungnya, sebagian besar kondisi ini juga bersifat jinak (jumlah trombosit makin lama meningkat) dan sembuh sempurna, meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama.

Memang terdapat beberapa pengobatan untuk kasus ITP. Meski demikian, sebagian besar kasus tidak membutuhkan adanya pengobatan (karena bisa sembuh sempurna). Konsultasikan dengan dokter anda, apabila anda menemui gejala-gejala perdarahan pada anak anda. Ingat, perdarahan dapat terjadi karena berbagai sebab, tidak semata-mata hanya karena trombositopenia. Salam Sehat... ^^

Gambar diambil dari http://www.nhlbi.nih.gov/health/dci/images/itp_photo.jpg

13 Januari 2009

Dismenore, Nyeri saat Haid

Nyeri haid, atau dalam bahasa medis disebut sebagai dismenorea, merupakan suatu gejala dan timbul akibat kontraksi miometrium (otot dinding rahim) yang tidak beraturan. Tampaknya hampir semua wanita akan mengalami suatu derajat nyeri yang berbeda-beda saat menstruasi datang. Namun kategori dismenore yang dipakai adalah, bila nyeri tersebut cukup berat sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengharuskan seseorang mencari pertolongan medis atau obat-obatan.

Dismenore sendiri dibagi menjadi 2, primer dan sekunder. Dismenore primer adalah nyeri haid yang dialami mulai sejak pertama kali menstruasi. Sering ditemukan pada usia muda, dan nyeri akan timbul seiring dengan teraturnya siklus menstruasi. Gejalanya, berupa nyeri haid, disertai mual, muntah, diare, nyeri kepala, bahkan pingsan. Nyeri haid yang timbul akan mencapai puncaknya pada hari pertama atau kedua menstruasi.

Dismenore primer ini, sampai saat ini penyebab pastinya belum diketahui. Namun diduga terjadi akibat gangguan hormonal dan psikis. Selain itu, di beberapa literatur, kondisi gizi dan faktor aktivitas dikatakan sebagai salah satu pencetus terjadinya dismenore primer ini. Biasanya kondisi ini sangat mudah diobati dengan obat-obatan penghilang rasa nyeri. Selain itu, terapi hormonal juga dapat diberikan untuk membantu mengurangi rasa nyeri. Pengobatan terbaru, disebutkan penggunaan analog GnRH, namun pengobatan ini diberikan hanya bila alternatif terapi lain gagal memberikan hasil yang maksimal.

Dismenore sekunder terjadi biasanya pada usia yang tua. Dismenore terjadi pada wanita yang semula terbebas dari dismenore. Seringkali dismenore ini disebabkan karena kelainan organik, misalnya endometriosis, peradangan pada panggul, tumor, polip, kelainan letak uterus, dan lainnya. Pengobatan dismenore sekunder ini tentunya adalah menghilangkan kausa penyebabnya. Seringkali dipilih juga jalan operatif untuk menghilangkan penyebab dismenore ini.

Beberapa tips untuk mengurangi rasa nyeri akibat dismenore, selain dengan obat-obatan, antara lain (dari berbagai sumber):
1. Kompres perut bagian bawah dengan air hangat, atau mandi dengan air panas. Hal ini diharapkan mampu merelaksasikan otot-otot perut, sehingga mengurangi rasa sakit
2. Saat berbaring, tinggikan posisi kaki dengan bantal, atau dekatkan kaki ke dada.
3. Cobalah untuk rutin berolahraga, seperti berjalan kaki, karena hal ini akan melancarkan peredaran darah, dan mengurangi intensitas nyeri.
4. Konsumsi makanan yang bergizi, termasuk buah-buahan dan sayuran. Dapat dicoba mengkonsumsi apel, pir, pepaya, jeruk, nanas, dan melon. Sedangkan sayuran, dapat dicoba wortel, kembang kol, bawang, dan tomat.
5. Hindari juga alkohol, kopi, dan rokok, karena disebut-sebut mampu mencetuskan dismenore.

(Gambar diambil dari http://sg.inmagine.com/168nwm/stockbyte/sbcore06/61204cor.jpg)

07 Januari 2009

Toxoplasmosis, Berbahaya Bagi Si Bayi

Beberapa hari yang lalu dan pagi ini, saya mendapat pertanyaan mengenai masalah keguguran. So, saya kira tidak ada salahnya kalau artikel kali ini saya membahas penyakit yang pertama dari pemeriksaan TORCH (Toksoplasma, Rubella, CMV, Herpes), yakni toksoplasmosis.

Toksoplasmosis merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh sejenis protozoa Toxoplasma gondii. Sesungguhnya penyakit ini merupakan penyakit yang diderita oleh hewan. Dan kita, mausia, sebenarnya bukan merupakan pejamu definitif (sesungguhnya). Pejamu definitifnya adalah hewan kucing. Ya, hewan yang seringkali menjadi hewan peliharaan, dan bisa kita lihat dalam film2 (garfield misalnya :D). Kucing memang sangat menggemaskan, tapi protozoa ini dapat hidup dalam tubuh ini dan berkembang biak. Protozoa ini akan keluar dari kotoran kucing dalam bentuk kista dan masuk ke berbagai hewan, antara lan burung, domba, sekaligus langsung masuk ke manusia. Selain cara tersebut, manusia juga bisa terinfeksi dengan mengkonsumsi binatang yang memiliki kista toksoplasma dan tidak dimasak secara matang.

Yang sulit adalah, infeksi toksoplasma ini tidak menimbulkan gejala pada 80-90% orang dewasa, dan dapat sembuh sendiri. Sisa 10% yang bergejala, biasanya ditemukan pada orang2 yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah.

Yang berbahaya adalah bila infeksi ini mengenai ibu hamil. Kenapa? Karena dapat terjadi penularan infeksi melalui plasenta dari ibu ke anak yang sedang dikandungnya. Bila infeksi ini terjadi pada trimester pertama kehamilan, kecenderungan penularan dari ibu-janin cukup rendah (~15%), namun bila terjadi penularan, maka janin akan mengalami gejala yang sangat berat, sampai terjadi keguguran (abortus). Bila infeksi justru terjadi di di trimester terakhir, kecenderungan penularan besar (~65%), namun biasanya, karena bayi sudah cukup besar dan matang, justru tidak menimbulkan gejala.

Pada janin, infeksi ini sangat berbahaya. Infeksi yang berat menyebabkan keguguran dan kematian janin, partus prematur, sampai gangguan pertumbuhan janin. Pada bayi yang lahir hidup, adanya hidrosefalus, gangguan pada mata, mikrosefal (lingkar kepala yang kecil), cacat bawaan, sampai gangguan perkembangan dan retardasi mental bisa saja merupakan tanda-tanda adanya infeksi toksoplasmosis kongenital.

Untungnya, kemajuan teknologi pemeriksaan TORCH kini sangat membantu. Dengan diagnosis dini, dokter dapat memberi pengobatan yang baik. Di beberapa negara yang melegalkan aborsi, kadangkala pilihan aborsi dilakukan, apabila memang diketahui bahwa janin yang dikandung mengalami gangguan kecacatan. Namun, belum ada kesepakatan pasti tentang hal ini.

Yang lebih penting lagi adalah pencegahan. Ibu-ibu yang hamil, atau merencanakan kehamilan, hendaknya menghindari makan daging mentah, atau daging yang tidak dimasak sempurna. Berhati-hatilah bila memelihara binatang kucing, terutama saat membersihkan kandang kucing. Pastikan kucing terpelihara bersih. Cuci tangan selalu setelah kontak dengan kucing, kandang, maupun tanah serta daging mentah. Dan, jangan takut untuk menjalani pemeriksaan TORCH. Karena pemeriksaan tersebut sangat bermanfaat bagi anda, dan terlebih bagi janin anda... Saya kira, bayi yang sehat merupakan idaman bagi semua ibu hamil :D...

(Gambar diambil dari http://www.fotosearch.com/photos-images/wash-hand.html)

01 Januari 2009

Herpes Zooster

Well, ini tulisan pertama di tahun 2009. Met tahun baru 2009 (lagi?!!). Kenapa herpes??? ya jawabannya karena ada yang tanya, hehehe...

Oke, herpes simpleks, merupakan suatu infeksi kulit karena virus. Virus penyebabnya, menurut literatur merupakan reaktivasi dari virus penyebab cacar (yakni varisela zoster virus). Virus ini senang berada di bawah kulit dan kemudian akan menyerang sesuai dengan persarafan di bawah kulit.

Gejalanya akan muncul bintik-bintik berisi cairan di bawah kulit yang mirip cacar, namun tidak diseluruh tubuh, melainkan biasanya terlokalisir sesuai dengan persarafan. Jadi hanya satu sisi, tidak seperti cacar. Letaknya bisa bervariasi, bisa di tangan, sudut bibir, pipi, dsb.

Rasa yang timbul biasanya gatal kemudian nyeri sesuai dengan persarafan yang terkena. Selain itu, karena penyebabnya virus, biasanya juga muncul gejala-gejala seperti flu (flu-like illness), yakni demam, rasa tidak enak badan, nyeri-nyeri otot, pusing, dsb...

Herpes simpleks pada umumnya sangat khas, sehingga mudah dikenali. Dokter biasanya akan memberikan pengobatan simtomatis sekaligus anti virus. Segera lah membawa ke dokter, karena pengobatan anti virus lebih baik diberikan secepat mungkin (kalo bisa 24 jam setelah munculnya benjolan berisi cairan tesebut). Seringkali herpes dapat menimbulkan gejala nyeri yang menetap, yang disebut Neuralgia post Herpetika. Kondisi ini diharapkan dapat dicegah dengan pemberian obat anti virus sedini mungkin.

(Gambar diambil dari http://www.herpes-coldsores-treatment-pictures.com/?aid=47&gclid=CLO4tYC_7ZcCFQEMewodID7BDA)

23 Desember 2008

Jangan Remehkan Batuk Darah

Batuk tampaknya merupakan keluhan umum yang sangat sering dijumpai. Tapi kalo batuk darah, urusannya menjadi lain. Batuk darah, artinya adanya pengeluaran darah yang berasal dari saluran pernafasan. Berbeda dengan muntah darah, batuk darah akan keluar bersama riak (bukan bersama makanan). Darah yang berasal dari saluran pernafasan biasanya cenderung lebih segar, karena darah dari saluran pencernaan (alias muntah darah) biasanya akan terkontaminasi dengan asam lambung sehingga menjadi lebih gelap.

Batuk darah, meski cuman sedikitpun, bisa menunjukkan adanya suatu kelainan yang berat. Dua kondisi yang paling sering menyebabkan batuk darah adalah inflamasi (termasuk infeksi, diantaranya paling sering adalah TB) dan keganasan (tumor paru primer maupun metastasis tumor).

Dengan pemeriksaan fisik dan penunjang, penyebab batuk darah harus segera diketahui. Selama penyebab tersebut tidak dihilangkan, maka resiko munculnya batuk berdarah lagi, masih sangat tinggi. Penanganan pertama batuk darah adalah penghentian perdarahan serta pencegahan batuk. Jaga kebersihan udara di sekitar penderita, termasuk tempat tidur, dan rumah. Berikan ventilasi dan sinar matahari agar penderita dapat bernafas dengan segar, sehingga diharapkan tidak batuk lagi. Selain itu, pemberian terapi obat-obatan biasanya pertama kali juga ditujukan untuk mencegah batuk dan menghentikan perdarahan.

Batuk darah yang masif alias banyak (>200 cc atau lebih dari satu gelas belimbing) dapat mengganggu saluran pernafasan dan merupakan indikasi untuk segera ke rumah sakit. Kondisi ini membahayakan karena gumpalan darah dapat menyumbat saluran pernafasan, dan menimbulkan kematian.

(Gambar diambil dari http://www.home-remedies.br-pt.net/Cough.php)

19 Desember 2008

HIV/AIDS, Cegah Sebelum Terkena

Di bulan Desember (ceriaa... :D) ada begitu banyak hari-hari spesial. Terutama di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Hari AIDS sedunia jatuh pada tanggal 1 Desember kemarin, sedang tanggal 10 Desember kita memperingati hari HAM sedunia. Seperti tidak ingin ketinggalan, Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Indonesia juga jatuh pada bulan ini dan diperingati puncaknya pada tanggal 19 Desember hari ini.

Peringatan-peringatan tersebut justru sangat kontras dengan kondisi yang ada dilapangan. Di saat kita merayakan puncak peringatan HKN ke-44, justru fakta jumlah ODHA, sesuai Kompas (19/12), mencapai 18.963 orang. Sedangkan perkiraan untuk tahun 2009 akan terjadi peningkatan mencapai sejumlah 169.230-216.820 orang. Di seluruh dunia terdapat sekitar 33 juta ODHA, dan AIDS sendiri telah menyebabkan kematian pada 2 juta orang pada tahun 2007.

Statistik yang mencengangkan sekaligus tantangan bagi HKN ke-44 hari ini. Tema HKN kali ini adalah "Rakyat Sehat, Kualitas Bangsa Meningkat". HIV/AIDS masih termasuk problematika kesehatan yang sampai saat ini masih sulit dicegah. Bahkan di Papua (yang termasuk propinsi yang paling banyak memiliki ODHA) mencoba melakukan solusi dengan pemasangan micro chip bagi setiap penderita ODHA. Sebuah terobosan, yang kalo boleh saya katakan, "putus-asa" dan terlalu terburu-buru. (Biasa orang Indonesia, pengennya INSTAN.... ckckckck).

Penularan HIV/AIDS bisa terjadi melalui 3 cara, hubungan seksual, penggunaan jarum suntik bersama, dan penularan dari ibu-ke-anak. Jadi intinya kalo mau menurunkan jumlah HIV/AIDS sekaligus mencegah penularan ya, cegahlah cara-cara penularannya. Penggunaan micro-chip hanya akan menyebabkan para ODHA bersembunyi dan merasa terpinggirkan. ODHA juga manusia (seperi lirik sebuah lagu...:D). Mereka juga berhak hidup sesuai dengan manusia biasa. Pemasangan micro chip merupakan pelanggaran terhadap HAM. Maka sungguh sangat disayangkan bila akhirnya jalan itu yang dipilih. Respect and Protect merupakan semboyan HIV/AIDS sedunia. Mari kita hormati dan lindungi para penderita HIV/AIDS, dan bukan malahan mengucilkannya.

Semboyan ABC... Abstinence (alias tidak melakukan hubungan seksual), Be faithful (jangan berganti-ganti pasangan), dan Condom (menggunakan kondom), jangan hanya tinggal semboyan. Para praktisi kesehatan, pemuka agama dan masyarakat, serta praktisi pendidikan harus mampu meningkatkan moral masyarakat Indonesia.

Pencegahan HIV/AIDS bukan masalah ringan. Butuh kerjasama banyak pihak. Sebagai masyarakat Indonesia, mari kita perangi bersama HIV/AIDS, demi menuju Indonesia yang semakin sehat. Tidak dengan mengucilkan para ODHA, tapi merangkulnya kembali agar lingkungan dan negeri kita semakin terjaga.

18 Desember 2008

Astrositoma, Jenis Tumor Otak Terbanyak pada Dewasa

Selamat datang kembali Gugun Gondrong!! Ya, ucapan selamat datang dan salut buat Gugun Gondron yang telah kembali 5 hari yang lalu pasca operasi tumor otak di Singapura. Melihat kondisinya seperti sekarang, saya cuma bisa berkata "LUAR BIASA". Yah, jarang memang melihat seorang penderita tumor otak mampu pulih dengan kondisi seperti Gugun Gondrong. Dari infotainment-infotainment (alias saluran gossip :D) terlihat Gugun mampu melambaikan tangan, tersenyum, bahkan melakukan gerakan kiss-bye (memberikan ciuman dan lambaian tangan - red).

Terdapat banyak jenis tumor otak primer (alias yang bener2 dari otak dan bukan metastasis dari tempat lain :D). Pada orang dewasa, yang paling banyak adalah jenis Astrositoma. Penyebabnya sendiri sampai saat ini diyakini merupakan suatu kelainan genetis, dimana terjadinya mutasi pada gen-gen yang mengatur pertumbuhan sel. Akibatnya sel Astrosit berkembang berlebihan dan menyebabkan tumor.

Tumor otak secara umum akan menyebabkan gejala nyeri kepala kronik yang makin lama makin berasa berat, muntah-muntah, dan gejala yang sesuai dengan tempat tumbuhnya tumor (bisa mulai dari kelumpuhan, penurunan daya pandang dan penglihatan ganda), kejang-kejang bahkan penurunan kesadaran.

Khusus untuk astrositoma, tumor ini memiliki 4 derajat. Dari derajat I/II (yang disebut low-grade alias ringan) sampai derajat III (anaplastik) dan, derajat yang paling berat, derajat IV (glioblastoma multiforme). Derajat yang low-grade, secara umum memiliki prognosis yang lebih baik, karena memiliki umur harapan hidup bisa sampai 20 tahun. Akan tetapi derajat III dan IV hanya mampu bertahan dalam hitungan bulan.

Pengobatan dari segi medis, tentunya pengangkatan tumor semaksimal mungkin. Seringkali tumor otak tidak dapat diangkat secara tuntas karena dikhawatirkan akan mengganggu fungsi otak yang penting. Pasca operasi, untuk Astrositoma, akan dilakukan radioterapi alias penyinaran dengan harapan mampu memperpanjang usia harapan hidup.

Di balik segi medis, contoh Gugun Gondrong merupakan contoh yang luar biasa. Keluarga, terutama istri Gugun Gondrong, sangat memberi dukungan psikologis. Dukungan ini tidak kalah pentingnya dengan pengobatan medis. Saya memang tidak mengetahui secara pasti jenis tumor yang diderita oleh Gugun Gondrong, namun saya salut dengan dukungan psikologis yang diberikan. Entah apapun penyakitnya, dukungan keluarga seperti itu sangat mendukung kesembuhan. Selamat Datang Kembali Gugun Gondrong!! Selamat Menjalani Masa Pemulihan!!!

(Gambar diambil dari http://www.gordonbanks.com/charlee/Astrocyte.html)

15 Desember 2008

Banjir Mengancam, Waspadai Leptospirosis

Saya membaca berita di koran beberapa hari terakhir, wow luar biasa banyak sekali daerah di Indonesia yang terkena banjir. Tampaknya masalah banjir di negeri ini semakin tahun semakin berat dan semakin tersebar hampir ke semua daerah. Pola membuang sampah di sembarang tempat, drainase yang buruk, dsb sering dijadikan alasan yang menjadi penyebab banjir yang terjadi.

Nah, dibalik itu, saya mencoba membahas sebuah penyakit yang sering muncul bersamaan dengan musim banjir. Leptospirosis, alias penyakit kencing tikus biasanya sering ditemukan di tempat-tempat yang tergenang banjir. Penyakit ini disebabkan oleh kuman Leptospira yang ditularkan melalui kontak langsung dengan kencing, darah, serta jaringan binatang yang terinfeksi kuman ini. Kuman ini dapat hidup di air tawar (seperti air banjir dan selokan) sampai 1 bulan lamanya.

Penyakit leptospirosis yang ringan, secara umum tidak berbahaya dan gejala-gejalanya menyerupai penyakit flu biasa, seperti sakit kepala, mual, muntah, nyeri-nyeri pada otot. Ditambah lagi adanya mata merah yang khas. (kalo ini konsultasikan dengan dokter anda :D) Tanda-tanda kuning juga bisa ditemukan. Kondisi yang ringan biasanya tidak menimbulkan kematian.

Berbeda dengan leptospirosis berat. Penyakit ini memiliki gejala kuning yang nyata, gangguan ginjal, bahkan sampai munculnya berbagai tanda perdarahan. Kondisi leptospirosis berat sangat membahayakan, karena menurut literatur, tingkat kematiannya mencapai 5-15% (lumayan banyak kan??!!).

Nah, lalu bagaimana pencegahannya agar tidak terkena penyakit ini? Intinya adalah mencegah kontak. Gunakan pelindung apabila harus melintasi daerah-daerah banjir (misalanya sepatu boot karet). Jaga selalu higiene dan sanitasi pada tempat-tempat yang memang banyak terdapat tikus atau hewan-hewan peternakan seperti kuda, sapi, dll (ternyata kuda juga bisa menularkan lhoo...:D). Jaga kebersihan makanan, jangan sampai terkena tikus (waduw, gawat kalo makanan kita sampe kena tikus :D). Di luar negeri ada vaksinasi untuk leptospira, tapi tampaknya di negeri kita vaksinasi ini tampaknya ada.

Tapi sesungguhnya pencegahan yang lebih baik adalah, tentunya mencegah banjir, hehehe, tapi ini sih PR yang bakal membutuhkan waktu sangat-sangat lama.... hihihi.. Nah, mari kita mulai saja dari diri kita sendiri, cegah penyakit ini, dan perbaiki lingkungan hidup kita.

11 Desember 2008

Berkenalan Dengan Depresi

Tentunya kita sudah mengetahui bahwa krisis ekonomi kini mengancam, banyak orang sudah mulai dirumahkan alias di PHK (secara halus). Kondisi ini membuat seseorang harus beradaptasi dengan kondisi dan tekanan, baik fisik maupun mental.

Ada satu kondisi mental atau kejiwaan yang mungkin sering dibicarakan orang, depresi. Depresi merupakan salah satu kondisi gangguan perasaan alias mood (weleh kayak bahasa gaul aja, gak mood gua :D).

Yuk, kita berkenalan dengan depresi supaya mengenal secara cepat gejalanya. Menurut PPDGJ (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa)-III, depresi (baik ringan, sedang berat), ditandai dengan (dengan kata-kata yang lebih sederhana tentunya :D):
1. mood depresif, jadi orangnya keliatan sedih...
2. kehilangan minat dan kegembiraan
3. cepat lelah dan aktivitas menurun
Gejala-gejala lain:
1. Kurangnya konsentrasi
2. Gak PD
3. Merasa tidak berguna
4. Bahkan kadang merasa ingin bunuh diri
5. Pesimistis
6. Tidur terganggu
7. Nafsu makan berkurang.
Dengan masa berlangsung sekurangnya 2 minggu atau bisa lebih cepat bila memang gejalanya timbul secara cepat dan akut.

Kadangkala gejala depresi pun bisa disertai gejala-gejala somatik (alias penyakit badan), seperti pusing, rasa sakit dll. Ini harus segera dikenali dan segeralah berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Ketika saya mencari-cari sumber tentang depresi, ada sebuah link dari yahoo yang sangat menarik, yang disebut Interactive Tools: Are you depressed? (http://health.yahoo.com/other-other/risk-of-depression/healthwise--calc010.html)... Anda bisa mencobanya dan melihat hasilnya. Di situ ada berbagai pertanyaan tentang gejala2 yang anda alami...

Coba lah, dan lihat hasilnya :D... Selamat mencoba...

10 Desember 2008

Penting Niiih.... Jaga Kesehatan Kita

Sebuah Artikel dari Yahoo:

Cancer to be world's top killer by 2010,WHO says

ATLANTA – Cancer will overtake heart disease as the world's top killer by 2010, part of a trend that should more than double global cancer cases and deaths by 2030, international health experts said in a report released Tuesday. Rising tobacco use in developing countries (nah, untungnya pemda Jakarta mulai menerapkan aturan larangan merokok di tempat umum :D) is believed to be a huge reason for the shift, particularly in China and India, where 40 percent of the world's smokers now live.

So is better diagnosing of cancer, along with the downward trend in infectious diseases that used to be the world's leading killers.

Cancer diagnoses around the world have steadily been rising and are expected to hit 12 million this year. Global cancer deaths are expected to reach 7 million (wooow... banyaknya), according to the new report by the World Health Organization.

An annual rise of 1 percent in cases and deaths is expected — with even larger increases in China, Russia and India. That means new cancer cases will likely mushroom to 27 million annually by 2030, with deaths hitting 17 million.

Underlying all this is an expected expansion of the world's population — there will be more people around to get cancer.

By 2030, there could be 75 million people living with cancer around the world, a number that many health care systems are not equipped to handle. (nah, peringatan nih untuk negara kita.... jangan kalo udah kejadian baru kebakaran jenggot :D)

"This is going to present an amazing problem at every level in every society worldwide," said Peter Boyle, director of the WHO's International Agency for Research on Cancer.

Boyle spoke at a news conference with officials from the American Cancer Society, the Lance Armstrong Foundation, Susan G. Komen for the Cure and the National Cancer Institute of Mexico.

The "unprecedented" gathering of organizations is an attempt to draw attention to the global threat of cancer, which isn't recognized as a major, growing health problem in some developing countries.

"Where you live shouldn't determine whether you live," said Hala Moddelmog, Komen's chief executive.

The organizations are calling on governments to act, asking the U.S. to help fund cervical cancer vaccinations and to ratify an international tobacco control treaty.

Concerned about smoking's impact on cancer rates in developing countries in the decades to come, the American Cancer Society also announced it will provide a smoking cessation counseling service in India.

"If we take action, we can keep the numbers from going where they would otherwise go," said John Seffrin, the cancer society's chief executive officer.

Other groups are also voicing support for more action.

"Cancer is one of the greatest untold health crises of the developing world," said Dr. Douglas Blayney, president-elect of the American Society of Clinical Oncology.

"Few are aware that cancer already kills more people in poor countries than HIV, malaria and tuberculosis combined. And if current smoking trends continue, the problem will get significantly worse," he said in a written statement.

--> ini bukan sekedar omongan kosong belaka, mari persehat negara kita, kurangi rokok, persiapkan sistem kesehatan yang lebih baik, kita harapkan mampu mengurangi insidensi ini.

Sarapan Mencegah Obesitas Lho...

Membaca sebuah artikel di Public Health Nutrition Vol11, No 10 (Oktober 2008), Ada tulisan yang menarik, disana dituliskan bahwa sarapan menggunakan sereal itu mampu menurunkan resiko terjadinya obesitas alias kegemukan. Saya langsung teringat akan teman saya yang mencoba diet dengan mengurangi sarapan, tapi malah berat badannya naik.

Obesitas seperti kita ketahui kini merupakan ancaman utama di negara-negara maju. Indonesia sendiri, kalo kita lihat, juga mulai mengalami peningkatan insidensi obesitas. Di luar negeri saja, the National Center of Health Statistics (2002) menyebutkan hampir 65% orang dewasa di Amerika Serikat mengalami kelebihan berat badan (overweight [dengan BMI > 25]) dan 31% diantaranya menderita obesitas (BMI > 30) (wow kan??).. Di seluruh dunia, lebih dari 2 miliar orang dewasa mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, dan tidak ada tanda-tanda penurunan kecepatan pertumbuhan obesitas selama dua dekade terakhir. (Gambar diambil dari http://www.rd.com/living-healthy/metabolic-syndrome/article36396.html)

WHO telah mendeklarasikan bahwa berat badan berlebih menjadi salah satu dari 10 besar kondisi beresiko bagi beban penyakit secara keseluruhan di dunia dan satu diantara 5 besar di negara maju!! So, obesitas bisa-bisa menjadi bahaya tersembunyi terhadap kesehatan manusia.

Peningkatan kejadian obesitas alias kegemukan ini, terjadi akibat peningkatan asupan kalori, sedangkan aktivitas kita semakin dipermudah dengan banyaknya kendaraan, teknologi dll.. Jadi anggapan untuk mengurangi asupan kalori untuk mencegah obesitas, memang benar adanya... tapi... ternyata berdasarkan penelitian-penelitian yang ada, sarapan justru cenderung mampu mencegah obesitas..

Hal ini terjadi karena orang yang tidak sarapan, cenderung akan mengkonsumsi cemilan-cemilan, atau malah akan mengkonsumsi energi yg lebih banyak di waktu siang hari untuk menggantikan kebutuhan energinya. Hal ini lah yang bisa menyebabkan kenapa orang yang tidak sarapan cenderung lebih gemuk. Sebab dengan mengkonsumsi makanan sekaligus dengan energi tinggi, tubuh cenderung akan menyimpan kelebihannya sebagai lemak.

Nah, artinya buat anda-anda yang ingin diet, justru sarapan lah, sebab dengan sarapan anda akan menjaga konsistensi asupan energi sepanjang hari.. Sarapan yang dipilih juga menentukan, gunakan sarapan sereal, karena sereal mengandung kandungan-kandungan yang baik berupa efek kenyang dengan energi yang tidak begitu tinggi. Ingat dan hitung juga konsumsi gula yang anda tambahkan ke dalam sereal itu (jangan banyak-banyak donk..:D).

Dengan begini, semoga aja diet anda berhasil, dan kesehatan anda serta kepercayaan diri akan meningkat.

08 Desember 2008

Alergi, ugh menyebalkan.....

Suatu ketika, ada seorang pasien mengeluh, dok saya capek punya penyakit kayak gini, gimana ya biar bisa sembuh??... Sebagai sedikit informasi, pasien ini seorang penderita asma, dan datang saat sedang serangan, karena semalem pasien ini terkena hujan, kedinginan deh... Pasien ini sebenarnya sudah tau bahwa kalo kena dingin, asma nya bakal kumat, tapiii eh tetapi, entah bagaimana lupa bawa jaket, keujanan, dan kejadian deh.... hmmm....

Yah, itu mungkin sedikit pengantar tentang tulisan alergi ini. Alergi merupakan reaksi pertahanan tubuh kita terhadap bahan-bahan yang dianggap tubuh asing, sehingga dianggap membahayakan. Nah, bagi sebagian orang, ada yang memiliki reaksi yang berlebihan, sebagian lagi tidak. Reaksi yang berlebihan ini lah yang disebut hipersensitivitas atau disebut alergi.

Bahan penyebab alergi sendiri banyak sekali, dan disebut sebagai alergen. Mulai dari debu, makanan, udara dingin, obat-obatan, maupun serbuk tanaman. Akibat alergi pun bermacam-macam, mulai dari hanya sekedar gatal-gatal, kulit kemerahan, bersin-bersin, asma (seperti pasien di atas, red), bahkan sampai reaksi yang berat fatal dan menimbulkan kematian (disebut sebagai reaksi anafilaksis, red).

Prinsip dasar pengobatan alergi ya jelas sekali!! HINDARI ALERGEN!!! cari dan coba identifikasi alergen yang bisa menimbulkan alergi bagi anda. Semua hal harus dicari dan ingat-ingat. Terutama tentang obat, bila anda memiliki alergi terhadap satu obat, utarakan dengan jelas, baik ditanya dokternya maupun tidak.... Ini saya tekankan, karena obat yang disuntikkan bisa saja menimbulkan reaksi alergi yang sangat tidak diinginkan (anafilaksis-red).

Pengobatan alergi yang lain adalah desentisisasi. Bila anda telah mengetahui alergen anda, maka bisa dimulai pengobatan dengan cara memberikan alergen dosis rendah yang ditingkatkan secara bertahap. Jadi misalnya alergi udang justru pasien dikasih udang mulai dari paling sedikit, ditingkatkan sampe akhirnya bisa terbebas dari alergi udang. Cara ini tidak selalu berhasil, dan hanya dilakukan di pusat-pusat tertentu..

So, alergi memang menyebalkan, tapi di lain pihak kalo diingat sisi positifnya... alergi menunjukkan bahwa sistem imun kita masih bekerja, hehehe... :D

06 Desember 2008

Ugh... Lupa... Demensia???

Lupa... kayaknya sering yah kita mengalami kondisi lupa-lupa-dan lupa..... Tentunya menyebalkan sekali bila kita menjadi pelupa. Tapi seperti kata banyak orang, "lupa itu manusiawi" hehehe.. :D.

Tapi, kalo kita semakin lama semakin sering lupa, bahkan, mungkin kadang bisa lupa jalan pulang ke rumah, nah.. mungkin itu salah satu tanda adanya demensia. Demensia artinya adalah penurunan kemampuan intelektual, tingkah laku, dan personalitas secara progresif karena adanya penyakit/gangguan di otak, terutama pusat ingatan.

Jadi sesuai definisi, demensia itu progresif, makin lama makin berat dan disertai juga penurunan kualitas tingkah laku serta personalitas. Jadi istilahnya orang itu kembali lagi jadi kayak bayi (alias mundur). Tapi bukannya jadi awet muda, malah kemampuan intelektualnya yang mundur. Kondisi ini sebagian besar mengenai orang berusia lebih dari 65 tahun (jadi udah lanjut usia... ). Tapi kalo mengenai usia di bawah itu ada yang menyebut sebagai demensia presenilis (alias demensia sebelum waktunya, wooo!!)

Nah, seperti yang disebut di atas, penyebabnya adalah gangguan di otak. Apa aja?? bisa macem2... hehe. Kalo itu mengenai daerah ingatan di otak maka pasti akan terjadi gangguan ingatan. Mau itu disebabkan karena trauma, stroke, infeksi, ataupun demensia Alzheimer, semua bisa mengakibatkan demensia. Kadangkala penyebab nutrisi juga bisa menjadi penyebab munculnya demensia. (gambar diambil dari http://www.readwritethink.org/lessons/lesson_view.asp?id=1049)

Jadi mulai sekarang mari kita sayangi otak kita... Makan, makanan yang bergizi.. Pake helm kalo naik motor ya (setidaknya melindungi kepala kan??)... Latihlah otak anda dengan berbagai latihan bagi otak, seperti membaca, ingatan sederhana, sampai hitung-hitungan sederhana, serta berbagai usaha lain bisa dilakukan. Ingat otak kita cuman satu!! :D

Semoga bermanfaat...
page counter
Free Web Counter



Powered by  MyPagerank.Net
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Blog Flux Directory Yuk.Ngeblog.web.id blogarama - the blog directory Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Blog Search Engine Add to Technorati Favorites