Indonesia Sehat

Grab this Headline Animator

Tampilkan postingan dengan label vitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label vitamin. Tampilkan semua postingan

06 Desember 2008

Vitamin K untuk Bayi

Tepat pagi ini, pas banget pas gua bangun, ada sms dari temen gua nanyaiin vitamin K untuk bayi.. Ya udah, jadinya topik kali ini vitamin K aja dah.. hehehe, mumpung hari Sabtu juga jadi gak berat2 banget topik nya.

Buat para ibu-ibu diluar sana yang sedang hamil atau merencanakan punya bayi, vitamin K sangat penting buat bayi baru lahir. Vitamin K, sesuai program pemerintah harus diberikan pada bayi baru lahir, berupa vitamin K1 (fitomenadion).

Vitamin K secara umum sangat membantu dalam proses pembekuan darah (koagulasi, makanya dikasih nama vitamin K - koagulasi, iya ya???!!! kok pas banget??!!! :D). Maka dengan pemberian ini diharapkan mampu mencegah terjadinya gangguan perdarahan pada bayi baru lahir, atau bahasa kerennya Hemorragic disease of the newborn (HDN).

Bayi-bayi yang tidak mendapatkan suntikan vitamin K beresiko besar mengalami HDN. HDN sendiri artinya ya adanya pendarahan, dan yang paling ditakutkan adalah pendarahan otak, kejang, dan akhirnya kematian.

Jadi, mulailah kritis, ingatkan para penolong persalinan (baik itu perawat rumah sakit, maupun bidan puskesmas, atau bidan desa) untuk memberikan vitamin K. Cukup satu ampul, dimasukin lewat paha, mudah, dan yang penting bermanfaat.....

01 Desember 2008

Vitamin C - Cukupkah??

Vitamin C merupakan salah satu vitamin larut air yang diperlukan oleh tubuh. Alkisah, jaman dulu kala, ketika makanan belum se-bergizi sekarang, para pelaut dulu mengalami penyakit skorbut (alias scurvy) yang terjadi karena kekurangan vitamin C.

Gejala skorbut sendiri berupa, cepat lelah, pucat, perdarahan gusi, perdarahan kulit, bahkan pada kondisi yang sangat berat bisa menimbulkan kematian (untungnya sekarang udah jarang, good!!!). Kini, kita sering banget ngeliat berbagai iklan di media-media yang menunjukkan suplementasi vitamin C, mulai dari 500 mg, sampe 1 g. Pertanyaannya seberapa sih yang kita butuhkan?? Kalo kelebihan gimana??

Vitamin C, atau yang dalam bentuk sintesis disebut asam askorbat, sebenarnya sangat penting. Dulu kegunaan utamanya ya untuk mencegah penyakit skorbut itu. Kini diketahui bahwa vitamin C itu cukup bermanfaat sebagai anti-oksidan, membantu absorbsi dan metabolisme besi, serta sintesis kolagen untuk penyembuhan. Bahkan, gosip2nya (kenapa gosip? karena secara ilmiah belum terbukti hehehe) bisa mencegah kanker, wooo??!!!....

Secara alami, vitamin C sebenarnya bisa kita temukan di buah jeruk (makanya banyak iklan menggunakan buah jeruk hehehe), tomat (nah belum ada iklan pake buah tomat kan???), mangga, kentang, sampe sayur-sayuran ijo (misalnya brokoli, daon singkong, kol, bayam dll). Cukup banyak sebenarnya sumber2 vitamin C yang beredar. Terus masih butuh suplemen juga???

Jawabannya tergantung pada masing-masing individu. Sesuai dengan Widya Pangan dan Gizi (1998), AKG (angka kebutuhan gizi) vitamin C itu berkisar antara 50-60 mg per hari (dewasa). Kebutuhan ini meningkat, misalnya pada masa penyembuhan, saat sakit, dll. So, sebenernya yang kita butuhkan ga banyak2 banget...

Terus kalo kelebihan gimana (500 mg or more??)... Menurut beberapa kepustakaan, tidak ada efek samping yang sangat berarti. Kalo dipikir-pikir, karena vitamin ini larut air, ya keluar aja gitu lewat air kencing, hehe. Tapi kalo emang mengkonsumsi dalam dosis tinggi terus-menerus, lama2 tumpukan asam askorbat pada ginjal dan saluran kemih, akan mempemudah pembentukan batu ginjal (karena emang kelebihannya pasti dibuang lewat air kan??).

Pengobatan skorbut aja membutuhkan hanya 200 mg/hari. Jadi butuh atau tidak suplementasi vitamin C dosis tinggi??? ya terserah anda.... :D
page counter
Free Web Counter



Powered by  MyPagerank.Net
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Blog Flux Directory Yuk.Ngeblog.web.id blogarama - the blog directory Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory
Blog Search Engine Add to Technorati Favorites